Penyaluran Kredit Lotim Berkembang Tembus Rp92,8 Miliar

Rico Rinaldy (DOK/ RADAR LOMBOK)

MATARAM – Program Lombok Timur (Lotim) Berkembang (Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga) khususnya untuk Peternak Sapi sejak awal penyaluran hingga November 2023 sudah mampu menyasar 6.186 debitur di Lombok Timur yang merupakan peternak sapi.

“Hingga November 2023, jumlah debitur peternak sapi penerima program Lotim Berkembang itu sudah mencapai 6.186 orang peternak dengan jumlah kredit mencapai Rp92,882 miliar,” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB Rico Rinaldy, kemarin.

Rico menjelaskan program Lotim Berkembang diinisiasi OJK NTB bersama Pemkab Lombok Timur beberapa tahun lalu, dengan pola pemerintah daerah menyiapkan anggaran yang bersumber dari APBD untuk menanggulangi bunga program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari lembaga perbankan. Selanjutnya, peternak sapi yang menerima KUR program Lotim Berkembang hanya membayar angsuran pokok. Karena Pemkab Lotim yang menanggulangi untuk bunga kredit tersebut.

Baca Juga :  Gencarkan Pelatihan Kerja untuk Mengurangi Pengangguran

Disebutkan Rico, program Lotim Berkembang melibatkan tiga perbankan, yakni BRI, BNI dan BCA. Dari tiga lembaga perbankan itu, hingga November 2023 telah mampu menyalurkan sebesar Rp92.882.000.000 kepada 6.186 orang debitur peternak sapi di Lombok Timur. Adapun rincian tiga lembaga perbankan sebagai penyalur program Lotim Berkembang itu, adalah BRI jumlah debitur sebanyak 3.354 orang debitur, dengan nilai kredit disalurkan mencapai Rp50.402.000.000. Selanjutnya, BNI jumlah debitur 2.705 orang dengan nilai kredit disalurkan Rp40.575.000.000 dan BCA dengan jumlah debitur 127 dengan nilai Rp1.905.000.000.

Baca Juga :  Kehadiran TKA Cina Persempit Penyerapan Naker Lokal

Selain itu, lanjut Rico, Pemkab Lotim juga menghadirkan program Lotim Berkembang khusus untuk pelaku usaha mikro,kecil dan menengah (UMKM) yang dilaksanakan oleh PT Pegadaian. Di mana hingga Oktober 2023, penyaluran kredit program Lotim Berkembang UMKM sudah mencapai Rp Rp38.126.000.000 dengan jumlah debitur sebanyak 3.829 orang.

“Program Lotim Berkembang, baik itu untuk ternak sapi maupun UMKM sangat membantu masyarakat. Kita berharap tahun 2024 mendatang, bisa menyasar lebih banyak lagi penerima,” harapnya. (luk)

Komentar Anda