Pengerjaan Jalinkra Dimulai dari Segara Katon

JALINKRA: Kondisi lahan jalinkra di Desa Medana, Kecamatan Tanjung saat ini. (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Pembangunan jalan lingkar utara (jalinkra) segera dimulai. Hal ini setelah pemerintah daerah mendapatkan kepastian terkait anggaran yang digelontorkan dari pusat melalui dana inpres.

Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi mengatakan bahwa untuk tahap pertama ini pemda mendapatkan dana sekitar Rp 61 miliar. “Saat ini kita sedang menunggu eksekusi anggaran ini karena ada masih proses administrasi yang diselesaikan di Kementerian Keuangan,” bebernya, Senin (17/7).

Dengan dana Rp 61 miliar ini, tentu tidak cukup membangun jalinkra ini secara keseluruhan. Untuk itu akan dimulai secara bertahap dari arah timur terlebih dahulu. Yakni di Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga baru kemudian ke arah barat hingga Desa Medana, Kecamatan Tanjung.

Baca Juga :  Akibat Tak Diusulkan oleh Dinas, Ternak Mati di Lombok Utara Tak Dapat Kompensasi

Panjang jalinkra 10,5 km dengan lebar 20 meter. Jalan ini mengambil sisi pesisir pantai utara, dengan rata-rata jarak dari bibir pantai berkisar 100 sampai 300 meter. “Untuk membangun secara keseluruhan itu membutuhkan dana sekitar Rp 674 miliar,” bebernya.

Baca Juga :  Gerindra Belum Tentu Usung Dany Maju Pilkada KLU

Kepala Dinas PUPR KLU Kahar Rizal mengatakan bahwa proses tender proyek ini sudah tuntas di pemerintah pusat. “Yang mengerjakan proyek ini pemerintah pusat. Kita tinggal terima hasilnya saja,” ujarnya.

Jalinkra ini menjadi akses utama KLU ke depan. Keberadaannya akan menjadi penunjang yang menghubungkan sejumlah destinasi wisata daerah. Di antaranya, kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Gili dan Geopark Rinjani. “Di samping itu juga jalan ini sebagai penunjang perekonomian daerah,” ungkapnya. (der)

Komentar Anda