PBNW Belum Restui Pasangan Warisin-Edwin

TGKH Lalu Gede Zainuddin Atsani (IST/RADAR LOMBOK)

SELONG — Ketua Partai Gerindra Lombok Timur, disebut-sebut akan mengusung paket Haerul Warisin dan H. Edwin Wijaya, untuk maju di Pilkada Lotim 2024 mendatang. Bahkan secara personal, kedua orang ini tampak selalu bersamaan dalam berbagai kegiatan. Edwin sendiri merupakan kader dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Namun duet Haerul Warisin-Edwin Wijaya terkesan kurang direstui oleh Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW). Terlebih PBNW juga bagian dari afiliasi dengan Partai Gerindra.

Secara keorganisasiaan, PBNW sama sekali tidak mempersoalkan Partai Gerindra mengusung Warisin untuk menjadi bakal calon Bupati Lotim. Tapi mereka seperti kurang setuju jika harus dipasangkan dengan Edwin Wijaya.

“Kita masih menimbang siapa yang lebih layak mendampingi Pak Warisin,” kata Ketua PB NW, TGKH Lalu Gede Zainuddin Atsani, kemarin.

Baca Juga :  Pencari Kerang Asal Sakra Barat Ditemukan Meninggal di Pantai Was Was

Berkaitan dengan siapa pasangan calon yang akan diusung di Pilkada mendatang, tentunya harus  melalui mekanisme musyawarah di internal partai, bukan hanya asal tunjuk dan dipasangkan. Namun diminta supaya berkoordinasi dengan NW.

“Kalau memang itu keputusan partai, mengusung Haerul Warisin oke lah. Tetapi jelas NW menerima calon bukan pasangan calon, karena kita pinginnya diajak terlibat dalam menentukan Paslon ini,” imbuh Atsani.

Menurutnya, untuk pertarungan Pilkada Lotim 2024, NW sendiri sudah punya kader terbaik untuk mendampingi Warisin. Dimana pihak NW sudah punya calon wakil dari organisasi yang telah disiapkan sejak tahun 2023 lalu.

Untuk itu, pihaknya berharap partai mempertimbangkan apa yang menjadi keinginan dari organisasi. Hal ini demi tercapainya kemenangan bersama pada Pilkada 2024 ini. “Karena saat ini target kami maju untuk menang, bukan sebagai penggembira saja,” tegasnya.

Baca Juga :  403 Koperasi di NTB Segera Dibubarkan

Menanggapi keputusan NW tersebut, Sekretaris DPC Grindra Lotim, M Yusri mengatakan terkait persoalan Paslon Pilkada Lotim, pihak partai telah sepakat merekomendasikan Warisin jadi calon Bupati Lotim, sementara untuk Paslon masih belum disepakati dan ditentukan.

“Kita semua kader akan tunduk dan ikut pada keputusan partai, siapapun yang direkomendasikan,” ucapnya.

Lanjut Yusri, penyandingan Paslon merupakan bagian dari penjajakan untuk mengetahui tingkat respon masyarakat. Sementara terkait dengan Edwin, itu merupakan usul sebagian kader partai, karena secara visi dan pemikiran, Warisin dan Edwin memiliki kesamaan.

“Pasangan ini masih belum final, masiih penjajakan. Kan perlu ada komunikasi dari calon yang kita harapkan dan Inginkan,” tutupnya. (lie)

Komentar Anda