Paslon Diingatkan Tidak Sekadar Janji Terkait Nasib Guru Honorer di NTB

Ilustrasi Honorer
Ilustrasi

MATARAM  Berbagai janji politik diumbar Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada masa kampanye ini. Tidak terkecuali janji politik mensejahterakan guru honorer.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) NTB, Ermawati mengatakan siapapun nanti paslon yang terpilih harus merealisasikan berbagai janji politik dan komitmen terhadap perbaikan nasib guru honorer di NTB. “Kita harapkan janji kampanye terhadap perbaikan nasib guru honorer harus direalisasikan, dan bukan sekadar angin surga saja,” katanya kepada Radar Lombok, Kamis kemarin (22/3).

Meski demikian para guru sudah tahu mana paslon yang benar-benar memiliki komitmen dan mana yang sekadar menebar janji politik. “Kemajuan pendidikan di NTB, tentu sangat tergantung dari peran guru tersebut. Sehingga nasib dan kesejahteraan guru honorer harus diprioritaskan,” tegasnya.

Diungkapkan, jumlah guru honorer di NTB sebanyak 70 ribu orang, tersebar di sekolah negeri dan swasta. Menurutnya, ke depan perlu ada jaminan kepastian nasib guru honorer yang diatur dalam regulasi. Ia pun meminta kepada siapapun yang terpilih nanti harus berani bersikap kepada Bupati dan Walikota, meminta agar mereka memberikan penghasilan yang layak bagi guru honorer SD dan SMP. Kemudian tentunya juga guru honorer SMA/SMK di bawah Pemprov NTB.

Salah satu caranya agar guru honorer bisa meningkat kesejahtraannya adalah membuatkan SK Gubernur bagi yang ada di bawah naungan Dikbud NTB. Begitu juga guru yang ada di kabupaten/kota agar mengeluarkan SK bagi guru honorer yang mengabdi di sekolah negeri, sebagai salah satu syarat disertifikasi. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut