Panwaslu Lombok Barat Kantongi Identitas ASN Yang Ikut Antar Balon ke KPU

Lalu Arjuna Surya Nursiwan
Lalu Arjuna Surya Nursiwan (Dok/Radar Lombok)

GIRI MENANG-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lombok Barat mengaku sudah mengantongi nama-nama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut mengantarkan bakal pasangan calon (Paslon) ke KPU Lobar pada saat pendaftaran lalu.

Ketua Panwaslu Lobar, Lalu Arjuna Surya Nursiwan menerangkan, ASN yang sudah dikantongi nama, berikut bukti foto kehadiran mereka saat mengantar pendaftaran tersebut, merupakan hasil pengawasan Panwascam saat pendaftaran. Berkaitan dengan siapa Bakal Paslon yang diantarkan, Arjuna belum mau menyebut rinci. Yang jelas bukan hanya di satu Balon.

BACA JUGA :  Bawaslu Usulkan Anggaran Pengawasan Pilkada Rp 75 M

Diungkapkan, ada cukup banyak oknum ASN yang diidentifikasi diduga ikut serta mengantar Balon. Nantinya apabila alat bukti terkumpul lengkap, maka akan diplenokan dan direkomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Kami akan rekomendasikan ke KASN, sebab mereka berwenang memanggil yang bersangkutan. Nanti kalau sudah penetapan Paslon baru kami panwas tindak lanjuti unsur pidananya kalau memenuhi unsur,” tegasnya, Jumat (12/1).

Pihaknya sendiri saat ini menunggu laporan Form A Panwascam lainnya terkait temuan dugaan keterlibatan oknum ASN dalam pendaftaran Bakal Paslon. Termasuk pihaknya juga membuka ruang bagi siapapun untuk melapor ke Panwas, bilamana menemukan adanya oknum ASN yang diduga terlibat politik praktis, maupun pelanggaran-pelangaran lainnya. Laporan harus teregister di Panwas, tidak bisa hanya sekadar lewat media sosial, ataupun lewat surat kaleng yang tidak jelas pengirimnya. Kalaupun kemudian yang melaporkan itu minta disembunyikan identitasnya, itu bisa dilakukan dengan alasan keamanan.

Akan tetapi berkaitan dengan foto-foto keikutsertaan oknum ASN, maupun screenshoot upaya pengerahan ASN di FB, itu tetap menjadi perhatian sebagai informasi awal dan itu sangat membantu untuk menindaklanjuti temuan-temuan yang ada.

Berkaitan dengan kapan akan dikeluarkan rekom, Arjuna belum menyebut rinci. Yang jelas nanti ketika rekom dikeluarkan, maka akan dipublis secara luas. “Ini hanya salah satu contoh, besok kami sebutkan daftar rekom setelah terkumpul,” tandas Arjuna sembari memperlihatkan Formulir Temuan Model A.1 Panwascam Lembar yang belum bisa diekspose, di mana dalam form ini terdapat foto oknum ASN yang diduga terlibat.(zul)