Golkar Usung Paket Sukma

Survei Hanura, Paket Sukma Tertinggi
Sukma (Sukiman Azmy-Rumaksi)

MATARAM–Dukungan bagi paket Sukma (Sukiman Azmy-Rumaksi) di Pilkada Lombok Timur dari parpol terus mengalir. Kali ini, Partai Golkar menyatakan dukungan bagi paket pasangan calon tersebut.

“Di Pilkada Lotim, Golkar usung paket Sukma,” kata ketua Harian Partai Golkar Provinsi NTB, Misbah Mulyadi kepada Radar Lombok Selasa kemarin (8/8).

Bukan tanpa alasan dan pertimbangan partai berlambang pohon beringin tersebut menjatuhkan pilihan kepada paket Sukma. Dari berbagai hasil survei, tingkat elektabilitas dan popularitas paket pasangan calon ini disebut paling tinggi.

Sukiman Azmy dengan wakilnya, Rumaksi, juga sudah mendaftarkan diri dalam bursa penjaringan Partai Golkar Lotim. Dengan ini, Sukiman Azmy dinilai sudah memenuhi berbagai prosedur dan mekanisme internal yang berlaku di Partai Golkar.

Ia memastikan paket Sukma diusung Partai Golkar di pilkada Lotim. Hanya tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) pengesahan dari DPP terkait dukungan tersebut.

Ia pun tak menampik bahwa dukungan yang diberikan Partai Golkar di pilkada Lotim terkait pula dengan pilkada NTB. Dengan mendukung paket Sukma diharapkan masyarakat pemilih bisa mengarahkan pilihan ke Suhaili di pilkada NTB.

Bagaimanapun, lanjutnya, paket Sukma diusung Partai Golkar di Pilkada Lotim memiliki kewajiban memenangkan calon gubernur NTB. “Tentu kita harapkan arah dukungan Sukiman di pilkada Lotim bisa berimbas kepada dukungan bagi Suhaili di Pilkada NTB,” ujarnya.

Terkait deklarasi paket Sukma untuk diusung Partai Golkar, ia memastikan pihaknya segera bakal mendeklarasikan dukungan paket tersebut.

Sukiman Azmy  sendiri masih tercatat sebagai dewan penasehat DPC Partai Gerindra Lombok Timur. Ia termasuk kader senior Partai Gerindra. ” SK Pak Sukiman sebagai dewan penasehat belum dicabut. Artinya ia masih sah sebagai kader Gerindra,” tegas Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Sakduddin.

Meskipun masih tercatat sebagai dewan penasehat namun Sukiman Azmy nampaknya tidak menggunakan  partai Gerindra sebagai kendaraan politiknya di pilkada Lotim.

Menurutnya, Sukiman diberikan ruang dan peluang untuk didukung dan diusung di pilkada Lotim. Namun Sukiman lebih memilih didukung dan diusung parpol lain. Partai Gerindra pun, tentu tidak bisa memaksakan kehendak.  ” Tentu tidak bisa kita paksakan, jika ada kader lebih memilih diusung parpol lain,” tandas anggota DPRD Provinsi NTB tersebut.

Disinggung arah dukungan Partai Gerindra di pilkada Lotim ?. Ia mengatakan, Partai Gerindra  hingga saat ini belum menentukan arah dukungan.

Pihaknya masih terus mencermati dan menelaah sosok calon bupati/ calon wakil bupati yang berpeluang diusung di pilkada Lotim.

” Arah dukungan Gerindra masih kita kaji dan telaah,” pungkasnya.(yan)