Pantai Cemara Tawarkan Pesona Keindahan Menenangkan

pantai cemara lombok
PANTAI CEMARA: Tina dan Dewi, keduanya Mahasiswi Kesehatan di Selong, Lotim ini terlihat sangat menikmati keindahan Pantai Cemara, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru. (IRWAN/RADAR LOMBOK)

Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dikenal memiliki sejumlah potensi wisata yang tak kalah indahnya dengan daerah-daerah lainnya di Provinsi NTB. Salah satunya yakni Pantai Cemara di Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, yang menawarkan pesona keindahan nan menenangkan.


JANWARI IRWAN – LOTIM


KETIKA kali pertama Radar Lombok tiba di lokasi Pantai Cemara, Senin kemarin (27/2), nyaris sepanjang pantainya terdapat deretan ratusan pohon cemara. Tampaknya, inilah mengapa kemudian pantai yang sangat indah dan masih alami ini kemudian disebut Pantai Cemara. Selain pohon cemara, rumput nan hijau juga menghiasi lahan disekitar pantai. Sejumlah berugak dibangun untuk tempat pengunjung beristirahat, atau duduk-duduk sembari menikmati pantai yang sangat menenangkan hati ini.

Latar pantai yang mempesona, dihiasi air laut nan biru, dibalut pemandangan gunung di belakangnya, memuat keindahan pantai semakin indah. Udara yang cukup panas sepanjang perjalanan menuju lokasi, langsung hilang dengan angin sepoi-sepoi yang berhembus dari laut.

Pengunjung pantai tidak terlalu ramai. Justeru ini yang menjadi salah satu daya tarik bagi objek wisata Pantai Cemara ini. Khususnya bagi mereka yang ingin ketenangan, sambil menikmati keindahan pantai berpasir putih. “Kami memang sengaja datang kemari, karena ingin menikmati suasana pantai yang tidak terlalu ramai. Biar bisa berpikir tenang,” ujar Tina, yang datang berkunjung bersama temannya, Dewi, keduanya warga asal Selong, Lotim.

Keduanya nampak asyik berbincang dan berjalan menyusuri bibir pantai. Mereka membawa bekal sendiri dari rumah, mengingat di lokasi pantai ini belum ada pedagang yang berjualan.

[postingan number=3 tag=”pantai”]

Botol minuman dan beberapa bungkus snack mereka taruh di berugak, tak jauh dari lokasi keduanya bermain. Sementara sepeda motor matic terparkir tak jauh dari lokasi berugak tempat mereka beristirahat. Maklum, motor yang dibawa pengunjung bisa langsung diparkir dekat lokasi berugak di sekitar bibir pantai.

Pantai Cemara yang menawarkan hamparan pasir putih, ditambah dengan pemandangan sebuah tebing menjorok ke tengah laut, kian menambah daya tarik pantai ini. Sungguh memanjakan mata yang melihat. Demikian beberapa keramba ikan yang ada di tengah laut, menjadi salah satu bagian tersendiri pagi pemandangan Pantai Cemara. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Ibukota Kecamatan Jerowaru, hanya ditempuh sekitar 45 menit saja.

Sayangnya, potensi wisata Pantai Cemara ini tidak tergarap baik oleh pemerintah maupun warga setempat. “Tidak ada tong sampah di lokasi, menadikan pengunjung kebingungan ketika hendak membuang sampah. Sehingga kalau ini terus dibiarkan, maka pengunjung akan membuang sampahnya sembarangan, dan membuat pantai menjadi kotor dan kumuh,” kritik dua Mahasiswi Kesehatan di Selong ini.

Pengunjung obyek wisata Pantai Cemara sendiri kebanyakan adalah para remaja pelajar dan mahasiswa. Selain sekadar mencari udara segar, mereka juga kerap memanfaatkan Pantai Cemara untuk berkemah. Seperti Sopian, yang datang bersama sejumlah teman-temannya, tampak sibuk membangun tenda di sekitar lokasi pantai. Dari peralatan yang dibawa Andri, kawannya, nampak kalau mereka memang hendak berkemah, menghabiskan malam di pesisir Pantai Cemara.

Lokasinya memang sangat mendukung, sehingga wajar kalau orang menggunakan pantai ini untuk kegiatan berkemah atau semacamnya. Area pesisir pantai sangat luas, ditambah rerimbunan pohon cemara, membuat suasana semakin menyenangkan untuk menghabiskan bersama teman atau keluarga. “Disini lebih tenang. Jadi kalau kita mengadakan kegiatan, nggak ada yang mengganggu. Pantai serasa milik sendiri,” ungkap Andri.

Sayangnya lanjut Andri, keberadaan pantai ini belum dianggap sebagai potensi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan oleh masyarakat setempat. Tidak ada pedagang, penjual kuliner atau lainnya. Sehingga pantai ini benar-benar terlihat alami dan kosong. Padahal, jika dimanfaatkan, maka potensi pantai ini sangat luar biasa. Bisa membantu mendongkrak ekonomi masyarakat setempat yang ada di Desa Seriwe.

“Orang pasti akan ramai-ramai datang kemari untuk menikmati kuliner, sambil makan menikmati pemandangan pantai. Apalagi kalau ada penjual semangka di sini, pasti maknyos segernya,” ungkap salah seorang pengunjung lainnya.

Sudah sepatutnya keberadaan pantai ini dilirik oleh Dinas Pariwisata Lotim.  Karena sentuhan pemerintah ini diyakini dapat mendorong masyarakat setempat dapat menggerakkan ekonomi kreatifnya. Selain itu, agar potensi wisata Pantai Cemara yang begitu mempesona, juga tidak terbuang sia-sia. (*)

BACA JUGA :  Kontrak Tuntas, Taman Rinjani Belum Dikerjakan