Optimis Jadi Juara Nasional

MATARAM—Jajaran SDN 1 Ampenan sangat optimis bisa mewakili NTB sebagai juara nasional dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Rasa percaya diri ini tidak lepas dari sejumlah terobosan yang dilakukan oleh pihak sekolah bersangkutan.

Kepala SDN 1 Ampenan, Johar Yuni mengatakan, penekanan dalam pengelolaan dana BOS di sekolahnya tidak lepas pada perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Di lain sisi, terobosan berupa kegiatan yang massif dari kalangan murid yang turut mendukung gerakan inovasi sekolah.

“Laskar Malomba misalnya. Laskar yang terdiri dari murid ini sangat membantu dalam mengawal kebersihanb sekolah,” ungkapnya, Minggu (10/7).

Khusus dalam pengelolaan dana BOS, jelasnya, pihaknya sangat menekankan adanya transparansi. Dengan cara ini diharapkan semua pihak dapat mengakses informasi terkait dengan keberadaa dana tersebut.

Johar Yuni menjelaskan, proses perencanaan penyusunan RKAS BOS melibatkan semua pihak baik guru, komite maupun unsure terkait. Sehingga betul-betul transparan.

Bahkan ada pembagian kelompok di  Laskar Malomba dan beberapa pemangku kepentingan seperti Komite Sekolah, siswa dan wali murid melakukan evaluasi diri sekolah. Dengan cara mengisi instrumen evaluasi diri terhadap pencapaian 8 SNP dilanjutkan dengan membuat rekomendasi dan rencana tindak lanjut.

BACA JUGA :  Siswa SMKN 3 Juara III Nasional

Setelah itu,  dilakukan analisis terhadap proses pengelolaan dan pelakasanaan sekolah yang disebut dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity,dan Threat). Dari hasil ini kemudian dilakukan sosialisasi kepada warga sekolah dan kemudian diadakan rapat antara kepala sekolah bersama guru, komite, perwakilan wali murid dan tim manajemen BOS untuk membahas dan menyusun draft RKAS.

‘’Hasil rapat finalisasi RKAS nantinya akan diinformasikan kepada orang tua murid. Baik melalui papan informasi dan blog sekolah,’’ jelasnya.

Sekolah salah satu  nominasi dari 6 sekolah di NTB yang akan bertarung ke nasional dalam rangka lomba pengelolaan BOS tahun 2016. ‘’Kita harapkan  guru, karyawan, komite, siswa, orang tua dan masyarakat untuk membantu dalam perjalanan sekolah kita ini menuju sekolah yang transparan, akuntabel, jujur dan berprestasi,’’ pungkasnya. (dir)