Nanang Samodra: Demokrat Makin Kuat di Bawah AHY

Anggota DPR RI Nanang Samodra (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Kongres luar biasa (KLB) yang diadakan kubu Moeldoko, justru membuat Partai Demokrat di bawah Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) makin solid, kompak dan siap melawan siapapun yang mengganggu kedaulatan marwah Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Pulau Lombok Nanang Samodra, Selasa (30/3) kemarin.

Nanang sendiri meminta masyarakat mencermati pidato terbaru Ketum Demokrat AHY. Pada pidato tersebut, AHY menjelaskan duduk persoalan upaya pengambilalihan partai.  “Jadi Demokrat semakin kompak, semakin berani, dan semakin siap mempertahankan kedaulatan, kehormatan, dan eksistensi partai,” kata mantan Sekda NTB itu menirukan pernyataan Ketum AHY.

Nanang juga menyampaikan bahwa Demokrat berterima kasih telah diberikan ruang menjalin komunikasi dengan pemerintah. Pihaknya telah bertemu dengan Menkopolhukam, jajaran Kemenkumham, Komisioner KPU dan lainnya.

BACA JUGA :  Kemenkumham Tolak Sahkan Kepengurusan Demokrat Kubu Moeldoko

Nanang  pun kembali mengutip isi pidato AHY, bahwa  upaya mendegradasi Demokrat dengan mengangkat isu Hambalang, itu menunjukkan bahwa kubu lawan tidak mampu menunjukkan legalitasnya. Kedua, dimunculkan isu pertentangan ideologi menuju Pemilu 2024.  “Kami berkesimpulan, upaya kubu seberang untuk membangun citra buruk Demokrat,” ucapnya.

Menyangkut isu-isu yang berkaitan dengan Demokrat masa lalu, ditegaskannya, itu telah dilakukan penegakan hukum. Terkait tudingan ada tarikan ideologis, itu dibantah. Ditegaskannya, ideologi partai adalah Pancasila. “Mas AHY memastikan Demokrat juga menjunjung tinggi kebhinekaan atau pluralisme. Ini sudah final,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Mengaku sebagai Ketum Demokrat, Moeldoko Sampaikan Duka untuk Banjir NTB-NTT

“Gubernur Aceh dan Papua, yang merupakan kader utama Demokrat, menjadi contoh konkret, implementasi Pancasila dan kebhinekaan,” tandasnya.

Partai Demokrat lanjut Nanang, ingin bisa kembali fokus pada soal-soal kebangsaan lainnya. Terutama yang menyangkut masalah kesehatan dan ekonomi rakyat. Tetapi, menyelamatkan demokrasi dan mendapatkan keadilan adalah sesuatu yang juga sangat serius. “Oleh karena itu, kepada seluruh rakyat Indonesia, izinkan kami menyelesaikan prahara ini sampai dengan tuntas,” ujar Nanang kembali menirukan pidato AHY.

Dalam kesempatan itu. Nanang pun memastikan pemilih Demokrat di dapilnya semakin solid. “Kita akan terus memberi penjelasan pada masyarakat NTB,” pungkasnya. (yan/*)