Nagita Slavina Dirawat di RSUD KLU

DIRAWAT: Kondisi Balita Nagita Slavina yang tersiram minyak goreng panas saat ibunya memasak, kini masih dirawat di RSUD KLU. (IST FOR RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Pasien Balita bernama Nagita Slavina, 15 bulan, anak pasangan Mas’un dan Rakmah, yang berasal dari Dusun Lembah Berora, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, yang tersiram minyak panas di dapur pada saat ibunya sedang memasak, kini masih mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Kabupaten Lombok Utara.

“Iya benar kami merawat Balita yang terbakar akibat minyak goreng. Sudah kami rawat selama tujuh hari dengan diagnose cumbusio grade 2B,” terang Direktur RSUD KLU, dr Syamsul Hidayat kepada Radar Lombok, Senin (22/3).

Balita yang mirip namanya dengan artis nasional itu mengalami kejadian pada 16 Maret lalu, dan langsung mendapatkan perawatan intensif. Pihaknya juga sudah melakukan operasi pada hari ini (kemarin), sekitar pukul 09.00 Wita. Pasca operasi sekarang sedang dirawat ruang ICU, dengan kondisi yang semakin membaik, dengan diagnose post op cumbusio grade 2A 41 persen. “Sampai saat kondisinya mulai membaik. Kita doakan bersama-sama semoga cepat pulih,” ujarnya.

Terkait biaya perawatan di RSUD KLU, pihaknya akan mengupayakan melalui program KLU Sehat, apabila tidak ada BPJS. Terkait rujukan belum dilakukan, karena masih difokuskan pelayanan di RSUD KLU. “Yang penting keselamatan Balita ini kita fokuskan, baru ke administrasinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Lombok Utara, Artadi mengharapkan kepada pihak RSUD agar menangani pasien tersebut sampai sembuh total. Dia berharap pula menjadi pembelajaran bersama para orang tua, terutama kaum ibu-ibu dalam menjaga anaknya jangan sampai diajak ketika memasak. “Kita minta pihak RSUD bisa membantu dalam proses pengobatannya,” imbuhnya.

Terkait biaya menunggu orang tua, diimbau pula kepada Dinas Sosial dan masyarakat luas ikut membantu kebutuhan sehari-harinya. Karena orang tua dari Balita itu merupakan buruh dan ibu rumah tangga saja. “Kita minta juga Dinas Sosial ikut turun tangan melihat perkembangan Balita tersebut,” tegasnya. (flo)