Murid Ibtidaiyah Tewas Terseret Gelombang Pasang

Ilustrasi tenggelam
Ilustrasi

MATARAM –  Murid Madrasyah Ibtidaiyah  (MI) Sekarbela Khozinul 10 tahun asal Lingkungan Pande Besi  Kelurahan Karang Pule, Kecamatan  Sekarbela  tewas terserat gelombang pasang di pantai Loang Baloq, Jumat sore kemarin (3/6).

Korban hendak mandi besama teman-teman dan keluarganya. Saat lepas dari pengawasan orang tua, korban  ke tepi pantai dekat muara sungai. Air pasang menghantam korban hingga terbawa arus. Teman-temanya, lantas berlarian memberikan informasi ke orang tua dan kerbat korban.    

Kordinator Tagana Kota Mataram Kurnia mengatakan,  begitu menerima laporan dari masyarakat  adanya anak tengelam langsung berkordinasi dengan Polair Polda NTB untuk melakukan pencarian. Setelah pencarian tujuh jam, korban ditemukan   antara pantai Gading dan Loang Baloq dalam kondisi sudah meninggal dunia.  "Korban terseret gelombang pasang saat nyeberang di jembatan kecil saat hendak mandi ke pantai dan terpeleset ke muara, lalu terbawa arus,"tuturnya.

Korban langsung dibawa ke RS Bayangkara. Keluarga korban histris saat melihat jenazah korban yang terbujur kaku. Kasatrolda Polair NTB, AKBP Dewa Wijaya mengatakan, tim menemukan  jenazah korban setelah melakukan pencarian selama tujuh jam lebih. ‘’ Jenazah korban ditemukan mengapung, di tengah laut Pantai Gading, Lingkungan Mapak Indah,’’  katanya. (dir/gal)

BACA JUGA :  Warga Surabaya Ditemukan Tewas Gantung Diri