Menikmati Sensasi Bukit Batu Idung di Lombok Barat

Bukit Batu Idung di Lombok Barat
TEMPAT FAVORIT : Salah seorang pengunjung, terlihat begitu bahagia dan sangat menikmati keindahan yang ditawarkan Bukit Batu Idung. (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

Salah satu destinasi wisata yang cukup tenar di pulau Lombok adalah Bukit Batu Idung. Lokasi tersebut telah menjadi favorit anak-anak gaul Lombok yang senang menghabiskan waktu dengan menikmati keindahan alam bersama teman-teman.


AZWAR ZAMHURI – GIRI MENANG


Bukit Batu Idung terlatak di Desa Jembatan Gantung Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Destinasi wisata ini menawarkan eksotis alam yang begitu memikat. Setiap pengunjung yang datang pastinya akan terpesona dan selalu ingin kembali lagi.

Untuk bisa sampai di pos aman pertama objek wisata tersebut, tidaklah terlalu sulit. Jalannya juga sudah cukup mulus. Namun tanjakannya cukup mengerikan. Bagi sebagian orang, hal itu bukanlah masalah, bahkan menambah sensasi sebelum sampai di lokasi.

Setelah berkendara sekitar beberapa menit menuju pos aman pertama, kita akan menemukan rumah penduduk. Disini, pengunjung harus  meninggalkan sepeda motornya. Untuk menuju puncak bukit, jalan satu-satunya hanyalah berjalan kaki sekitar 200 meter lebih.

Medan yang harus dilalui cukup terjal.  Beberapa pengunjung terlihat kelelahan.

Salah seorang pengunjung yang ditemui Radar Lombok, Lulu Walmarjan asal Lombok Tengah nampak kelelahan. Sesekali ia bergurau dengan teman di sampingnya untuk melepas lelah. “Saya sudah dua kali datang kesini, capek sih tapi lokasinya sangat bagus,” ujarnya sembari meneguk botol di tangan.

Setelah bergelut dengan perjalanan yang cukup menguras energi, tidak terlalu lama sampailah di puncak bukit Batu Idung. Dari atas bukit, pemandangan yang tersaji sungguh indah. Apalagi saat itu sore hari.  Banyak  pengunjung yang  sengaja datang pada sore hari. Ada yang bersama pacarnya, namun kebanyakan dengan teman-temannya. “Kami mau nikmati sunset disini, makanya kita datang sore gini,” ucap Lulu yang ramah memberikan pendapatnya.

Menurut cerita yang berkembang, lokasi tersebut dinamakan bukit Batu Idung karena  nenek moyang masyarakat setempat menemukan batu mirip hidung raksasa disana. Ada juga telapak tangan dan telapak kaki di batu tersebut.

Di atas bukit, pengunjung bisa menemukan tempat peristirahatan. Sebuah lokasi yang cukup teduh dan memang sengaja disiapkan. Tidak jauh dari tempat itu, berjejer warung-warung yang menyediakan beragam jenis makanan ringan dan minuman.

Lulu Walmarjan, yang datang bersama teman-temannya mengaku ketagihan datang ke tempat tersebut. Tahun 2015 lalu, dirinya pernah juga datang bersama keluarga. “Adem kita disini, segarkan mata deh. Sejuk rasanya,” kata Lulu.

Selain menyajikan panorama alam yang memanjakan mata, Bukit Batu Idung akan mengingatkan orang pada bukit Pergangsingan di Sembalun, Lombok Timur. “Sebenarnya bukit Batu Idung ini, bisa dibilang Pergangsingan kedua,” kata pengunjung lainnya, Nasir yang datang bersama temannya.

Menurut Nasir, bukit Batu Idung sama bukit pergangsingan memiliki banyak kesamaan. Menyajikan alam yang indah, tempat asyik bersama teman-teman dan tentunya menjadi lokasi favorit menikmati sunset ataupun sunrise.

Dari atas bukit Batu Idung, salah satu kelebihannya yaitu  seperti dapat melihat seluruh wilayah Kabupaten Lombok Barat hingga Kota Mataram. “Coba lihat, bagus sekali kelihatannya Lobar dan Kota Mataram dari sini. Makanya tempat ini jadi favorit saya dan banyak teman-teman lainnya,” tutur Nasir.

Matahari sudah mulai memunculkan gugusan-gugusan orange yang begitu menawan. Itu artinya sebentar lagi matahri akan terbenam . Anak-anak muda terlihat begitu menikmati sensasi yang dimunculkan oleh alam ciptaan Tuhan itu.(*)