Mengenal Safwaturrahman Sanapiah, Peraih Medali Emas di Pomnas ASEAN

Provinsi NTB dikenal sebagai gudang atlet atletik. Banyak atlet-atlet muda asal daerah ini yang mampu unjuk prestasi baik nasional maupun internasional. Salah satunya Safwaturrahman Sanapiah.

 


ABDI ZAELANAI- MATARAM


 

Usianya masih muda. Safwaturrahman  lahir di  Sumbawa 13 Mei 1994 lalu. Kini dia duduk di semester 8 Fakultas Pendidikan  Bahasa dan Sastra IKIP Mataram. Di usianya yang masih muda ini, sudah banyak prestasi yang diraih. Terbaru  dia meraih medali emas di Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN di Singapura beberapa waktu lalu melalui cabang olahraga lompat jauh.

Safwaturrahman begitu mencintai olahraga terutama atletik. Maklum, sejak kecil dia sudah dikenalkan olahraga oleh ayahnya.

‘’Bapak yang memperkenalkan saya kepada olah raga, karena bapak juga adalah Pengawas lahraga Dinas Pendidikan Nasional (Dikdas) Kabupaten Sumbawa,’’ ucapnya  Jumat kemarin (22/7).

Putra pasangan Sanapiah SPd dengan Mastambuan mulai serius menekuni atletik.  Beberapa kejuaraan tingkat kabupaten diikuti dan berhasil menjadi juara.  Saat duduk di bangku SMP, dia dipanggil masuk PPLP NTB. Karena harus pindah ke Mataram, dia  pindah sekolah ke SMPN 13 Mataram.   Saat di PPLP ini, dia terus menunjukkan kemampuannya.    Safwaturrahman kemudian dipanggil bergabung ke Pelatnas.''Saya akhirnya pindah ke Jakarta,'' jelasnya.  

Beberapa kejuaraan atletik diikuti mewakili Indonesia. Tahun 2010  lalu, dia ikut kejuaraan atletik Tahiland Open. Dia berhasil   meraih medali emas di cabang atletik  nomor 100 meter dan 200 meter. Lalu pada tahun 2011, kejuaraan atletik junior Asia Tenggara, Safwaturrahman meraih medali perak dalam nomor 200m putra.

Safwaturrahman lalu dipanggil memperkuat tim atletik NTB pada PON Riau 2012 lalu.   Ia menyumbang medali emas di nomor estafet 4X100 bersama Iswandi dkk. Untuk pertama kalinya NTB meraih 11 emas pada PON dan sebagian besar disumbangkan dari atletik. Selanjutnya pada Kejurnas atletik 2013, Safwaturrahman meraih medali perak pada lari nomor 100 meter.   Atas prestasinya itu, Safwaturrahman membela Indonesia di ajang Sea Games 2015 lalu.

Prestasi yang diraih ini kata Safwaturrahman, bukan datang dengan sendirinya. Dia fokus berlatih. Sebagian waktunya dihabiskan di pusat pelatihan. Safwaturrahman juga termasuk sosok yang selalu bersemangat. Menurutnya, jika orang lain bisa maka dia juga harus bisa. ''Itu yang memotivasi saya supaya bisa terus lebih baik,'' ujarnya.

Namun ada kalanya dia harus melakukan evaluasi. Saat-saat dia kalah, maka itu menjadi beban bagi dirinya. Apalagi tumpuan daerah dan negara tertuju kepadanya.'' Sedih rasanya. Tapi saya tidak boleh putus ada. Itu saya jadikan pelajaran agar bisa lebih baik lagi,'' tambahnya.

Kini, Safwaturrahman tengah fokus mempersiapkan diri untuk berlaga di PON Jawa Barat September mendatang. Dia berharap bisa mengulang prestasi pada PON sebelumnya meraih medali emas. ''Saya juga ingin berprestasi lebih tinggi lagi seperti di level internasional,'' jelasnya.  (*)

BACA JUGA :  Atletik Persembahkan 5 Medali di Popnas