Mantan Kades yang Terseret Air Bah Bersama Mobilnya Ditemukan Meninggal

EVAKUASI: Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah di Bendungan Batu Bulan, Kamis (25/2/2021). (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR (pencarian dan pertolongan) gabungan sejak Selasa (23/2/2021) terhadap seorang warga Desa Batu Tering Kec. Moyo Hulu Kab. Sumbawa akhirnya membuahkan hasil. Korban yang diketahui bernama Mujiburahman (47) ditemukan meninggal dunia di Bendungan Batu Bulan, Kamis (25/2/2021) siang ini.

“Ditemukan sekitar 10 KM dari lokasi kejadian pada pukul 10.15 WITA,” kata Nanang Sigit PH Kepala Kantor SAR Mataram.

Korban yang merupakan mantan Kades Batu Tering ditemukan mengambang di muara sungai (Bendungan Batu Bulan) tersebut dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka.

Berdasarkan laporan yang diterima pada Selasa pukul 17.25 WITA dari Kades Batu Tering, Alwan, korban pergi ke sawah dengan mengendarai mobil. Korban memarkir mobilnya di tengah sungai kering yang berada di dekat sawahnya.

Mengetahui adanya air yang meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Moyo Hulu, korban berupaya untuk memindahkan posisi mobilnya. Namun malang, korban dan mobilnya terseret arus. Kendaraannya ditemukan rusak parah di dekat Bendungan Batu Bulan, sedangkan pemiliknya masih dalam pencarian.

Mengetahui hal tersebut, Kantor SAR Mataram menerjukan personel dari Pos SAR Sumbawa dan bergabung dengan unsur dari BPBD, TNI, Polri, Dinsos, masyarakat setempat dan lainnya untuk melakukan pencarian.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai dari titik awal korban terseret banjir bandang hingga Bendungan Batu Bulan menggunakan perahu karet, life jacket, dan peralatan air lainnya.

“Dengan ditemukannya korban pada hari ketiga pencarian, operasi SAR dinyatakan ditutup,” tambah Nanang. (zul)