Mahasiwa Australia Belajar ke Kampung Wisata Kerujuk

BERPOSE : Mahasiswa Australia bersama pengelola kampung wisata Kerujuk berposes bersama seusai keliling di kampung (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG-Sebanyak 50 mahasiswa dari Australia yang sedang studi bahasa Indonesia melaui summer course (kursus musim panas) mengunjungi kampung wisata Kerujuk Desa Pemenang Barat, Rabu (4/1).

Mahasiswa yang tergabung dalam konsorsium yang bernama Regional University Indonesian Language Inisiatife (RUILI) ini berasal dari 4 perguruan tinggi. Yakni, Charles Darwin University, University of New England, University of Tasmania.  “Kita ingin mengekspose kehidupan riil warga sekitar, terutama Lombok. Jadi kami tidak mau membawa mereka ke tempat-tempat wisata popular seperti di Senggigi, atau Gili Trawangan. Kalau ke situ kan mereka bisa pergi sendiri, dan tempat itu kan emang di-setting untuk turis, bukan tempat belajar berbahasa Indonesia,”  ujar Arum salah satu instruktur dari MALFI.

[postingan number=3 tag=”wisata”]

Ia menjelaskan, kampus-kampus yang tergabung dalam RUILI merupakan kampus yang memberikan pengajaran bahasa Indonesia kepada mahasiswanya. RUILI bekerjasama dengan salah satu lembaga kursus bernama Mataram Lingua Franca Institutte (MALFI). Mereka belajar bahasa Indonesia secara langsung dengan berinterkasi bersama warga di kampung ekowisata Kerujuk. “Para mahasiswa sangat berkesan dengan kampung ekowisata Kerujuk, karena tempatnya masih sangat alami, bersih, masyarakatnya ramah, dan sopan santun. Desa ini sangat menarik untuk dijadikan contoh bagaimana adat istiadat lama bisa dikawinkan dengan dunia modern,” ungkap Joe salah seorang dosen pembimbing mereka yang fasih berbahasa Indonesia.

Sementara itu, pengelola kampung wisata kerujuk Hirwan menyatakan, kedatangan para wisatawan mancanegara ini memang sudah sering datang. Dan baru kali kalangan mahasiswa turun belajar ke kampung wisata Kerujuk. Oleh karena itu, kedepan ia berharap semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung ke kampung ekowisata Kerujuk “Semakin banyak masyarakat yang dapat menerima manfaat dari keberadaan kampung wisata ini,” harapnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut