Mahally Masih Ogah Umbar Nyalon Ketua Demokrat

TGH Mahally Fikri (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikri masih enggan mengumbar keinginan untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Demokrat NTB pada Musda pada 2021 ini.

Mahally berdalih, sejauh ini belum ada kepastian jadwal dari DPP untuk Musda Demokrat NTB. “Saya mau tunggu kepastian jadwal dari DPP,” ungkap pengasuh ponpes Nurul Kamal Narmada tersebut, kemarin.

Informasi yang dihimpun Radar Lombok, Ketua Komisi V DPRD NTB ini masih menjadi kandidat kuat yang dikehendaki DPP untuk kembali menakhodai Demokrat NTB.

Mahally pun dikabarkan sudah didukung oleh sejumlah DPC kabupaten kota. Di mana persyaratan untuk daftar di Musda sebagai calon ketua, harus mengantongi minimal 20 persen dukungan pemilik suara. Para pemilik suara itu yakni 10 DPC, DPD dan DPP.

BACA JUGA :  Dukungan Golkar ke Paket Sukma

Seperti diketahui, hanya Junaidi Kasum yang sudah mendeklarasikan diri maju di Musda. Mahally sendiri masih malu-malu. “Sekarang ini belum ada calon. Kalau ada, tetapi masih sebatas bakal calon berkeinginan maju,” terang Mahally.

Dalam kesempatan itu, Mahally menjelaskan bahwa Musda kali ini berbeda dengan sebelumnya. Musda tidak lagi berwenang memilih dan menetapkan siapa ketua DPD. Kewenangannya ada di DPP. Misalnya, jika nanti ada tiga calon ketua mendaftar, maka para pemilik suara akan bermusyawarah mufakat untuk menentukan siapa calon ketua untuk diajukan ke DPP. Jika tidak tercapai mufakat, maka tiga nama itu akan dibawa ke DPP. Sehingga DPP yang memilih dan menetapkan.

BACA JUGA :  H Zul Ingin Dipasangkan dengan Luthfi

Diterangkan, keputusan DPP menetapkan ketua adalah untuk menyeleraskan kehendak DPP dan pengurus di daerah. Dengan begitu, ada keselarasan dan kesinambungan, sehingga akan makin memperkuat partai di daerah. “Prinsipnya, Demokrat tetap solid,” pungkasnya. (yan)