PDIP Resmi Cabut Dukungan untuk Ali BD

PDIP Resmi Cabut Dukungan untuk Ali BD
DICABUT : DPD PDI-P NTB mengumumkan secara resmi mencabut dukungan terhadap bakal calon Gubernur NTB, Kamis kemarin (26/10). (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sebelumnya getol akan mengusung pasangan Ali BD dan Hj Putu Selly Andayani di pilkada NTB kini sikapnya berubah.

Sejak beberapa waktu lalu, PDIP telah mendeklarasikan diri untuk mengusung paket Ali-Selly di pilkada NTB.  Namun dukungan tersebut kini telah dicabut untuk  Ali BD. “Kami tidak akan mendukung Ali BD yang akan maju melalui jalur independen,” ujarnya pengurus PDIP NTB, Raden Nuna Abriadi saat menggelar jumpa pers di gedung DPRD NTB, Kamis kemarin (26/10).

BACA JUGA :  Ahyar Belum Putuskan Pendampingnya

PDI-P resmi mencabut dukungannya kepada Ali BD memang diumumkan melalui fraksinya di DPRD NTB. Menurut Nuna, sangat mustahil partai politik akan mengusung calon yang lebih memilih jalur independen untuk maju.

Ditegaskan, sebagai partai politik, PDIP wajib hukumnya akan mendukung calon melalui koalisi parpol. Apabila diajak lewat jalur independen seperti pilihan Ali BD, maka sudah pasti ditolak. “Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa PDIP tidak mendukung Ali BD yang maju melalui jalur independen,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan pengurus PDI-P NTB lainnya, Ruslan Turmuzi yang juga ketua fraksi PDIP DPRD NTB. Menurutnya, keputusan untuk mencabut dukungan terhadap  Ali BD diambil, setelah PDIP tidak mendapatkan jawaban tegas dari Ali BD untuk menggunakan jalur parpol.

Sikap Ali BD yang tidak jelas tersebut, mengindikasikan bahwa Ali BD tetap pada pendirian awalnya memilih untuk maju lewat jalur independen. “Tidak nyambung sih kalau kita yang punya partai terus kita dukung orang lewat jalur independen. Garis partai sudah jelas, walaupun calon itu akan menang, tapi kalau independen maka tidak akan kami dukung,” jelas Ruslan.

Terkait dengan nasib Selly Andayani yang sudah diusung oleh PDIP sebagai bakal calon wakil gubernur, partainya tetap mengacu pada hasil rapat kerja daerah. “Untuk sementara partai masih menetapkan Selly Andayani sebagai bakal calon wakil gubernur. Belum ada keputusan apa-pun, sampai kita melangkah selanjutnya untuk mengevaluasi kembali keputusan rakerda,” katanya.

Meskipun begitu, Ruslan mengaku PDIP masih terbuka untuk mendukung pasangan Ali-Selly. Namun hal itu berlaku apabila Ali BD bersedia untuk maju lewat jalur partai parpol. Sebab, PDIP hanya mencabut dukungannya pada Ali BD jika tetap memilih maju lewat jalur independen saja.

Sikap tegas tersebut diberlakukan bagi Ali BD, karena dalam aturan partai sudah jelas disebutkan, calon yang didukung haruslah menggunakan parpol. “Kalau Ali BD mau didukung, silahkan pakai partai. Jangan lagi sebut independen,” tegas Ruslan.

Sikap PDIP yang mencabut dukungan untuk Ali BD sebagai bakal calon gubernur periode 2018-2023, ditanggapi santai oleh tim relawan Bupati Lombok Timur itu. Mengingat, hingga saat ini, sikap Ali BD tetap komitmen akan maju melalui jalur independen.

Koordinator Relawan Ali BD tingkat provinsi, Basri Mulyani menyampaikan, sejak awal Ali BD sudah menyatakan sikapnya tidak akan menggunakan parpol. “Kalau ada partai yang mau dukung silahkan, yang tidak silahkan. Yang jelas, komunikasi sejauh ini beliau (Ali BD) tetap komit lewat independen,” tegasnya.

BACA JUGA :  Farouk Muhammad Incar Gerindra dan PKS

Terkait dengan sikap PDIP, pihaknya sejauh ini belum menerima informasi secara resmi. Mengingat, selama ini yang melakukan komunikasi dengan parpol adalah Ali BD langsung. Sedangkan posisi relawan hanya menerima dan melaksanakan apa yang diperintahkan sang bakal calon.

Ali BD sendiri sudah siap dengan jalur independen tersebut. Berbagai syarat-syarat yang harus dipenuhi telah dikantongi oleh relawan. “Malah tanggal 22 November atau tanggal 23 kita sudah daftar langsung,” katanya.

Terkait dengan pendamping Ali BD, Basri belum bisa menyampaikannya. Namun dipastikan, dalam minggu-minggu ini akan segera diumumkan. “Relawan juga tidak mengurus siapa pendamping beliau, mau Bu Selly atau yang lain itu urusan beliau. Minggu depan diumumkan kok wakil beliau,” ungkapnya. (zwr)