Lebaran, Penjualan Parsel Diawasi

MATARAM – Dinas Prindustrian dan Perdagangan (Disperindag)NTB bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Mataram melakukan pengawasan penjualan parsel, produk makanan dan minuman  yang dijual di pusat-pusat perbelanjaan di kota ini. Kepolisian dan YLKI juga terlibat dalam pengawasan.  Pengawasan menyasar enam pusat perbelanjaan kemarin yakni Ruby Supermarket, Hero Mataram Mall, Jembatan Baru, MGM Plaza, Tiara dan  J-Mart.

Kepala Dinas Perindag Kota Mataram Hj. Budi Septiani mengatakan, pengawasan parsel untuk memastikan produk-produk di dalamnya terutama makanan dan minuman aman dan layak dikonsumsi. “Kita mau cek kualitas makanan yang ada di dalam parsel,” ungkap Budi saat ditemui.

Pada kesempatan ini dinas juga bermaksud mengecek produk lokal apa saja yang sudah masuk dan bersaing di pasar modern. Hasilnya, ternyata ada banyak produk olahan makanan yang masuk dan dijual di pasar-pasar modern. Sayang sekali, produk lokal tidak menjadi isi parsel. Terkait hal ini, Disperindag akan menghimbau pusat
perbelanjaan agar memasukkan produk lokal.”Kita minta  agar makanan olahan bisa masuk  paket parsel,” paparnya.

Tim pengawas tidak menemukan makanan yang bermasalah. Hanya di Ruby Supermarket petugas menemukan  ada kemasanan makanan yang bolong karena  digigit tikus.

Manajemen Hero yang diwakili oleh Kepala Hero Mataram Mall I Made Carayasa mengaku pihaknya berterima kasih atas pengawasan ini.” Kita akan  dukung permintaan pemerintah agar produk lokal bisa masuk menjadi bahan parsel,” tegasnya.(ami)

BACA JUGA :  Polisi Sudah Gelar Ekspose Kasus Parsel Lebaran Lotim Tahun 2014