Laskar Undru Terus Terpuruk

GAGAL LAGI: Laga ketujuh Liga 2 yang dilakoni PSSB NTB kembali mencatatkan kegagalan setelah sebelumnya kalah di laga keenam (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Putaran ketujuah laga yang dilakoni Persatuan Sepakbola Sumbawa Barat (PSSB) NTB berakhir memalukan. Di laga tandang melawan PS Badung Bali, Sabtu (22/7), tim besutan Hendri Susilo ini keok dengan skor 2-1.

Kekalahan beruntun yang dialami tim berjuluk Laskar Undru semakin memastikan kokohnya lilitan zona merah degradasi. Tim ini agaknya kian sulit bisa keluar menyelamatkan diri agar tidak terbuang dari kompetisi Liga 2.

Sebelum dikalahkan PS Badung, PSSB NTB sudah lebih dulu ditekuk PS Persigio Semeru Lumajang. Di laga tandang pada putaran kelima itu, PSSB NTB dipermalukan dengan skor 2-0.

PS Badung yang ditukangi  Syahria Efendi ini rupanmya belajar banyak dari pertemuan laga perdana di GOR 17 Desember. Kala itu, PSSB NTB sukses membekuk tim Bali tersebut dengan skor 2-0.

Tak ingin dipermalukan untuk kedua kalinya, Syahria Efendi rupanya mempersiapkan timnya dengan matang. Tak heran jika dalam lawatan PSSB NTB kemarin sukses dipecundangi meski dengan skor tipis.

Di tengah situasi buruk setiap laga yang dilakoni PSSB NTB, asisten pelatih tim itu selalu mengkambinghitamkan wasit sebagai biang kesalahan. Pada pertemuan Persigio Semeru misalnya, dengan tegas Margono menyebut adanya keberpihakan wasit.

Akan halnya ketika melawat di Badung, lagi-lagi Margono menyebut peran tidak normal yang dilakoni wasit. Sang pengadil lapangan disebutnya cenderung berpihak pada tuan rumah.

Lantaran keberpihakan wasit, pihaknya mengaku sangat kecewa. Padahal sepanjang laga yang dilakoni anak buahnya selalu tampil mendominasi.

Terpisah, Direktur Teknik PSSB NTB, Muhammad Djaelan mengatakan, pihaknya mengapresiasi penampilan tim PSSB NTB meskipun kalah. Hanya saja kekalahan demi kekalahan yang dialami diharapkan tidak terus diulangi.

Di tengah tak menentunya posisi keamanan tim ini di papan klasemen, Djaelan masih menitip harapannya kepada para pemain. Ia mengatakan, ada lima laga lain yang tersisa yang harus terus dimanfaatkan dengan baik.

‘’Kita masih punya peluang besar tetap bertahan. Karena PSSB NTB masih menyisahkan 5 laga lagi,’’ tutupnya.

PSSB NTB saat ini berada di posisi juru kunci Liga 2 Grup 7. Dari 7 kali pertandingan yang dilakoni, PSSB NTB baru mengemas  4 poin dari 1 kali kemenang, 1 kali seri dan 5 kali kalah.  PSSB NTB juga tim yang paling banyak kebobolan dengan 13 gol dan memasukkan 4 gol.

 Posisi pemuncak di Grup 7 ditempati Madura FC dengan 14 poin. Lalu Celebest FC dengan nilai 11. Posisi ketiga Semeru FC dengan poin 11 diikuti Persekam Metro dengan poin 10 dan PS Badung dengan 8 poin serta Persekap Pasuruan  dengan nilai 4. (cr-adi)

BACA JUGA :  Ribuan Simpatisan ISIS Ada di NTB
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaHormati BPK, Tersangka Perusda Ditunda
Berita berikutnyaSiswa Dilarang Bawa Kendaraan Tanpa SIM