Lalu Ahmad Ismail Bangun Jalan, Kades Sekotong Barat Ucapkan Terima Kasih

BANGUN JALAN: Warga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi NTB Lalu Ahmad Ismail yang sudah membangun jalan dan talud di dusun mereka. (IST/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG–Program aspirasi Anggota DPRD Provinsi NTB Lalu Ahmad Ismail berupa perbaikan infrastruktur pembangunan jalan terus digencarkan di sejumlah desa di Kabupaten Lombok Barat.

Seperti pembangunan jalan lapen dan talud sungai yang ada di Dusun Jerenjeng, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong. Di dusun ini, Lalu Ahmad Ismail membangun infrastruktur melaui program aspirasi (pokir) DPRD NTB.

Atas perhatian kepada desanya, Kades Sekotong Barat Saharudin mengucapkan terima kasih kepada Lalu Ahmad Ismail. Program ini dinilai sangat bermanfaat. “Atas nama masyarakat Sekotong Barat, khususnya masyarakat Dusun Jerenjeng, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Dewan Lalu Ahmad Ismail yang telah menempatkan aspirasinya berupa perbaikan jalan,” ungkapnya, Rabu (22/9/2021).

BACA JUGA :  Anggota DPRD NTB Najamuddin Mustafa Bersitegang dengan Petugas Penyekatan

Sementara itu Kadus Jerenjeng Rusdan mengatakan, program pembangunan jalan dan talud sedang berjalan. Adapun panjang jalan yang diperbaiki sebanyak 265 meter. Kemudian untuk talud sepanjang 85 meter dan 150 meter. “Mungkin talud selesai hari ini, setelah itu baru lapen jalan, biar tidak terganggu material,” katanya.

Diungkapkan, kondisi jalan yang dilapen ini sudah sangat rusak. Saking rusaknya, masyarakat yang sedang hamil muda dilarang melewati jalan itu, karena dikhawatirkan bisa keguguran karena kondisi jalan yang rusak parah. “Sudah rusak parah, makanya orang yang hamil saya larang lewat jalan sana karena bisa keguguran, ” tegasnya.

BACA JUGA :  Bersitegang di Pos Penyekatan, Polisi Bakal Panggil Anggota DPRD NTB Najamuddin Mustafa

Pihaknya sudah lama mengusulkan ke desa, tetapi belum juga bisa disentuh. Untungnya sekarang program aspirasi Lalu Ismail  masuk. “Alhamdulillah atas nama Kadus Jerenjeng saya ucapkan banyak terima kasih kepada Beliau,” terang Rusdan.

Adapun untuk pentaludan juga diperlukan, mengingat kondisi sungai yang tergerus. Dikhawatirkan akan memimcu banjir apabila tak segera ditalud. (ami/*)