Kepemimpinan HARUM Gelar Mutasi Perdana

MUTASI: Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana ketika melantik para Camat, bertempat di halaman Kantor Wali Kota Mataram. (SUDIR/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Setelah lama menunggu, akhirnya mutasi perdana untuk eselon III dan IV digelar Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman (HARUM). Seperti enam Camat, ada satu yang selamat dari mutasi kali ini. Sementara lima Camat tersingkir akibat politik praktis yang pernah dilakukan pada Pilkada 2020 lalu.

Dari enam Camat, satu yang selamat yakni Zarkasy, Camat Mataram yang diroling menjadi Camat Selaparang. Sedangkan Camat lainnya dimutasi ke dinas “kering” seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Mataram.

Dua Camat yang kembali yakni Camat Sekarbela dipangku Cahya Samdura, dan Camat Ampenan Muzakir Wallad. Berikutnya Camat Mataram Edwin Zamroni, Camat Sandubaya dipangku Henny Suyasih yang sebelumnya Lurah Dasan Cermen, dan terakhir Camat Cakranegara diisi Irfan Syafindra, yang sebelumnya Lurah Pagutan Timur.

Camat sebelumnya, seperti Camat  Sekarbela M Yusuf digeser menjadi Kabid  Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Mataram, Camat Sandubaya Saharudin digeser ke Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kota Mataram, Camat Ampenan Syamsul Irawan dipindah menjadi Sekretaris Dinas Perdagangan.

BACA JUGA :  Bentrok Taliwang-Monjok, Polisi Ultimatum Warga Segera Serahkan Senjata

Sedangkan Camat Selaparang Lalu Muksan Jalaludin dipindah menjadi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram. Pelaksanaan mutasi berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Selasa kemarin (29/6). Ada sebanyak 233 pejabat eselon III dan IV yang dirombak total.

Untuk kekosongan eselon III dan IV kini sudah terisi, baik itu setingkat Lurah dan Kepala Bidang. Seperti Jemmy Nelwan Sekertaris Satpol PP, kini dipindah tugas menjadi Sekretaris Disnaker Kota Mataram. Beberapa pejabat tampak tidak hadir saat pelantikan karena beberapa alasan, mulai dari sakit sampai ada yang masih perjalanan luar daerah.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyampaikan, mutasi perdana ini merupakan salah satu bentuk promosi, serta melihat kebutuhan dan perkembangan karir di tubuh birokrasi saat ini. “Sebagai bentuk penyegaran sehingga tidak jenuh, kalangan pejabat bisa berkembang. Mutasi ini cukup besar, jangan ada persepsi ada tempat enak dan tidak enak, bahagia dan tidaknya. Kecewa maupun tidak, tapi ini amanah sebagai amal ibadah,” tegasnya.

BACA JUGA :  Dokter Jack: Gak Ada Yang Sulit Bagi Saya

Mohan juga meminta kalangan pejabat yang diambil sumpahnya agar melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Segera beradaptasi ditempat kerja yang baru, karena dibutuhkan semangat kebersamaan. “Jagan meminta-minta jabatan, apalagi mau melakukan pendekatan. Tugas utama itu memberikan pelayanan yang baik ke masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito mengatakan, untuk mutasi perdana telah melalui mekanisme yang tepat dan sesuai dengan aturan, serta pertimbangan dan evaluasi dari tim Baperjakat. “Penempatan sudah sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi dari kalangan pejabat,” tegasnya. (dir)