Kepala Bappenda NTB Minta Agen Samsat Se Pulau Lombok Lebih Aktif

Bappenda NTB
Kepala Bappenda NTB Dr H Amry Rakhman bersama Kepala Bidang Dalbin Mohammad Ichwan bersama Kepala UPTB Samsat Selong.

MATARAM – Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi NTB Dr H Amry Rakhman tancap gas di awal tahun 2022 ini untuk menyamakan persepsi bersama seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Layanan Samsat dalam menggenjot penerimaan daerah dari obyek Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pasalnya, potensi PKB di NTB sekitar 1,4 juta , baru 60 persen yang melakukan daftar ulang. Artinya, masih banyak wajib pajak kendaraan bermotor yang menjadi potensi untuk dioptimalkan melakukan daftar ulang.

Jika sebelumnya, Kepala Bappenda NTB Dr Amry Rakhman mendatangi lima UPTB Layanan Samsat di Pulau Sumbawa, kini giliran UPTB Layanan Samsat di Pulau Lombok dikunjugi satu per satu, sebagai langkah memberikan motivasi kepada jajarannya untuk bisa meningkatkan pendapatan pajak daerah yang bersumber dari obyek PKB.

Amry Rakhman mengajak jajarannya untuk berkeliling ke seluruh UPTB Layanan Samsat di Pulau Lombok selama tiga hari, yakni pada 24-26 Januari 2022. Kunjungan Kepala Bappenda NTB Amry Rakhman di Pulau Lombok, meliputi, UPTB UPPD Selong, UPTB UPPD Praya, UPTB UPPD Gerung, UPTB UPPD Mataram dan UPTB UPPD Tanjung Lombok Utara. Agenda kunjungan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi penerimaan PKB dan BBNKB Tahun Anggaran 2021, sekaligus dalam rangka pembinaan untuk tahun anggaran 2022, yang dilaksanakan pertama kali di tahun 2022.

Amry menyampaikan bahwa penerimaan PKB NTB di seluruh kabupaten/kota pada tahun 2021 lalu, berada pada posisi 90,08% atau di angka Rp 462 miliar dari target Rp 513 miliar. Begitu juga dengan  penerimaan dari obyek pajak Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada posisi 80,57% atau di angka Rp 318 miliar dari target Rp 395 miliar.

“Kita perbaiki niat kita, sehingga faktor-faktor kerja akan tunduk pada niat kita,”, ungkap Amry Rakhman, Senin (31/1).

Amry berharap jika pada tahun 2022 ini penerimaan akan lebih baik dengan tahun 2021 lau, karena kondisi yang semakin kondusif. Dengan catatan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan motivasi bagi seluruh jajaran layanan Samsat juga di internal kantor pusat Bappenda NTB.

Ia juga meminta agar Agen Samsat yang baru masuk untuk lebih aktif bertanya bagaimana teknis, bagaimana cara bertemu dengan Wajib Pajak (WP), tentunya dengan harapan agar meningkatnya pengetahuan para Agen Samsat. Karena ini menjadi penting dalan rangka meningkatkan kapasitas diri untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selaku WP kendaraan bermotor.

“Yang lebih penting lagi adalah motivasi kita, agar kita semakin terpacu semangat dalam bekerja. Sebab ini adalah ladang kita dalam beribadah,” tambahnya.

Amry menambahkan, motivasi bekerja bukan hanya untuk mendapatkan uang, tapi lebih dari itu.

“Insyaallah, kesuksesan ini sudah baik, 2022 segera kita songsong,” pungkas Amry. (luk)