Kasus Positif Covid-19 di NTB Tembus 7.777, Desa Diminta Kembali Aktifkan Satgas

SOSIALISASI: Satgas Penanggulangan Covid-19 Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat menyosialisasikan aturan pakai masker, tahun lalu. (IST/RADARLOMBOK)

MATARAM–Per 2 Februari 2021, angka positif covid-19 di NTB sudah terkonfirmasi sebanyak 7.777. Tingginya kasus positif covid-19 ini pun diatensi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Dukcapil Provinsi NTB. Untuk itu, pemerintah desa diminta mengaktifkan kembali Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat desa. “Ya kita minta satgas yang sudah ada di desa agar diaktifkan kembali, karena kalau sekarang perlu improvisasi saja,” ujar Kepala Dinas PMPD Dukcapil NTB Ashari saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Selasa (2/2/2021).

Ashari mengaku akan mengelar rapat bersama Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Bupati, Wali Kota, serta jajaran TNI/Polri untuk membahas lebih lanjut soal pengaktifan Satgas Covid-19 di desa ini. “Kebetulan juga besok (Rabu) kita akan rapat dengan semua Bupati, Wali Kota dengan Pak Kapolda, supaya satgas yang ada di desa diaktifkan kembali dan kita minta juga kepada Bupati Wali Kota secara masif untuk memantau,” sambungnya.

Ashari berharap ada pembinaan dari kabupaten atau kecamatan ke satgas desa minimal sekali seminggu agar satgas bisa berperan aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. “Kita juga harus jadi contoh buat masyarakat,” katanya.

Untuk anggaran pengaktifkan satgas tentu bisa melalui dana desa, sama halnya dengan penganggaran bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa. Kemudian Ashari juga meminta agar tempat cuci tangan dan hand sanitizer di masing-masing desa yang kini sudah jarang terlihat agar dimunculkan lagi.

Adapun mengenai sanksi bagi kepala desa yang tidak mengaktifkan satgas, tentu akan ada konsekuensi. Namun pihaknya yakin ketika sudah diingkatkan pasti menjalankan.

Seperti diketahui, per 2 Febuari 2021 tercatat ada 61 kasus baru positif covid-19 dengan 37 tambahan pasien sembuh baru, dan satu tambahan kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif di NTB sebanyak 7.777 orang, dengan perincian 5.927  orang sudah sembuh, 340 orang meninggal dunia, serta 1.510 orang masih positif. Sedangkan jumlah Kasus suspek sebanyak 15.168 orang dengan perincian 389 orang atau 2,5 persen masih dalam isolasi, 101 orang atau 0,7 persen masih berstatus probable, 14.678 orang atau 96,8 persen sudah discarded.

Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif  covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 51.157 orang, terdiri dari 3.511 orang atau 6,9 persen masih dalam karantina dan 48.646 orang atau 95,1 persen selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit covid-19 sebanyak 109.696 orang, yang masih menjalani karantina 514 orang atau 0,5 persen, dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 109.182 orang atau 99,5 persen. (sal)