Jelang Operasi Pemisahan Tubuh Inaya dan Anaya, Bupati Lotim Beri Bantuan

Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy saat mengunjungi kediaman bayi kembar siam Inaya dan Anaya, Sabtu (29/1/2022). (IST/RADAR LOMBOK)

SELONG–Pemkab Lombok Timur (Lotim) memberikan perhatian penuh terhadap bayi dempet atau kembar siam Inaya dan Anaya warga Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela.

Bahkan Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy menyempatkan diri datang langsung menemui Inaya dan Anaya Sabtu (29/1/2022) sekitar pukul 08.00 WITA.

Dalam kunjungannya tersebut didampingi Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Iswan Rachmadi dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

Kedatangan orang nomor satu di Lotim ini pun disambut langsung oleh orang tua Inaya dan Anaya. Di kesempatan itu Bupati menyempatkan diri berdialog dengan orang tuanya termasuk memastikan kondisi Inaya dan Anaya.

Diketahui, operasi pemisahan Inaya dan Anaya setelah lama tertunda akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Operasi dijadwalkan 7 Februari 2022 di Rumah Sakit dr. Sutomo Surabaya. Sehari sebelumnya, Direktur RSUD. Seodjono Selong dr. Tantowi Jauhari juga mendatangi rumah Inaya dan Anaya.

BACA JUGA :  Polda Bongkar Jaringan Sabu Antar Kabupaten Kota di Pulau Lombok

“Inaya dan Anaya kita rencanakan berangkat ke Surabaya tanggal 31 Januari ini. Tim medis dan Pemkab Lotim juga akan ikut langsung ke sana untuk mendampingi keluarga Inaya dan Anaya ” kata Dirut RSUD dr. Raden Soedjono Selong dr. Tantowi Jauhari.

Biaya operasi sendiri dipastikan telah disiapkan dan tidak ada masalah. Besaran biaya yang dibutuhkan yaitu mencapai angka Rp 1 miliar. Termasuk di dalamnya perawatan pascaoperasi. Namun, biaya kebutuhan lainnya pun perlu diantisipasi.

BACA JUGA :  Polda Bongkar Jaringan Sabu Antar Kabupaten Kota di Pulau Lombok

“Sejumlah donatur juga sudah menyatakan diri untuk memberikan bantuan sumbangan demi kelancaran operasi besar itu,” terang dia

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya telah mengantisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi. Terlebih lagi Inaya dan Anaya ini hanya memiliki satu organ hati. Karena itu berbagai persiapan harus dimatangkan baik sebelum maupun setelah operasi.

“Yang jelas kita berharap operasi ini berjalan lancar dan juga kita butuh dukungan dan doa dari semua masyarakat Lotim,” tandasnya. (lie)