Investor akan Bangun Resort dan Kebun Binatang di Gili Petagan

H Muhammad Rum (RATNA / RADAR LOMBOK)


MATARAM – Suksesnya sejumlah event olahraga Internasional di Provinsi NTB, nampaknya memberi angin segar pada sektor pariwisata dalam menarik investor untuk berinvestasi di Pulau Lombok.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, H Muhammad Rum mengatakan sejumlah investor mulai melirik potensi alam yang ada di Pulau Lombok. Terbaru adalah investor lokal yang ingin membangun resort di kawasan Gili Petagan Kabupaten Lombok Timur.

“Investor yang sama dengan pemilik kebun binatang di Lombok Utara. Tujuan membangun resort apung di Gili Petagan untuk mendukung ketersediaan akomodasi penginapan di Lombok,” kata Rum.

Menurutnya, selama gelaran MotoGP Mandalika Maret lalu, banyak wisatawan tidak kebagian kamar, akhirnya memilih untuk menginap di Bali. Dengan demikian adanya rencana investasi pembangunan resort di Gili Petagan, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan hotel bagi wisatawan yang datang ke Lombok.

“Mereka para penonton tidak perlu menginap di Bali, dan tetap bisa menginap di NTB. Jadi Kenapa ada ini, sebagai salah satu alternatif dengan adanya event internasional MotoGP dan MXGP,” jelasnya.

Tidak hanya penginapan kelas atas atau resort berbintang yang akan dibangun di kawasan itu untuk menarik lebih banyak wisatawan datang. Rencananya di kawasan Gili Petagan juga akan dibangun sejenis kebun binatang, sehingga pusat perhatian tidak hanya event olahraga, namun juga wisata satwa alam.

“Jadi daya tarik orang itu malah semakin besar. Bahkan nanti makin berlipat-lipat yang datang, karena ada alternatif lain untuk dikunjungi. Mengingat tidak semua orang menyukai menonton motor balap,” tuturnya.

Tak tanggung, nilai investasi dalam pengerjaan pembangunan resort dan kebun binatang tersebut mencapai Rp 300 miliar – Rp 400 miliar. Bahkan sudah ada izin Pemerintah Pusat dalam pemanfaatan kawasan Gili Petagan. Di sisi lain, dampak suksesnya sejumlah event Internasional di Lombok maupun Pulau Sumbawa, banyak investor lama yang membuktikan keseriusan mereka dalam berinvestasi di NTB. Investor kereta gantung misalnya, makin mempercepat proses pembangunan mereka.

“Dampak event-event yang ada di NTB mulai menarik keseriusan investor, salah satunya rencana investasi kereta gantung yang sudah lama. Karena adanya event ini mereka mempercepat progresnya” tutupnya. (cr-rat)

Baca Juga :  Omicron Terdeteksi, Mataram tak Lakukan Lockdown