Instruksi Bupati Soal Batik Bayan Belum Dipatuhi

TANJUNG-Instruksi Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar untuk menggunakan baju batik khas Bayan, setiap hari Kamis belum dipatuhi.

Hal ini diakui langsung Najmul, bahwa instruksinya tidak serta merta langsung dilaksanakan. Karena berkaitan dengan model pengadaannya, apakah nanti pengadaannya dilakukan pemerintah daerah atau tidak. Kalau modelnya pengadaan, tentu dibutuhkan baju batik khas Bayan dalam jumlah banyak. Hal tersebut menyesuaikan juga dengan kesiapan masyarakat atau pengusaha dalam mengadakan baju batik khas Bayan tersebut. “Kalau mungkin setelah APBD Perubahan pemerintah yang mengadakan, Insya Allah. Tapi mungkin nanti kawan-kawan terutama dari kita, Pak Sekda melakukan komunikasi dengan masyarakat dan pengusaha,” kata Najmul saat di temui di kantornya, Selasa (3/5).

Kebijakan terkait pemakaian baju batik khas bayan lanjut Najmul, bisa saja diterapkan di sektor pariwisata swasta untuk saat ini. Namun Najmul berkeinginan agar memberikan contoh terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum menyasar sektor lainnya.

Seperti diketahui, Najmul bersama Wakil Bupati KLU, Sarifudin kerap menggunakan baju batik khas bayan dalam berbagai kesempatan, baik untuk acara formal maupun informal. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkenalkan kekhasan KLU, selain untuk mempromosikan hasil produksi masyarakat KLU. “Kita ingin produk daerah ini pemasarannya lebih jelas,” tandasnya. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid