Indikator Kemenangan Najmul Dinilai Masih Melekat

OPTIMIS MENANG: Tampak Najmul tengah menghadiri acara sebagai Bupati KLU, beberapa waktu lalu. (IST FOR RADAR LOMBOK)
OPTIMIS MENANG: Tampak Najmul tengah menghadiri acara sebagai Bupati KLU, beberapa waktu lalu. (IST FOR RADAR LOMBOK)
Advertisement

TANJUNG–Ketua DPC PPP Kabupaten Lombok Utara (KLU) Narsudin yakin dan optimistis petahana Bupati KLU Najmul Akhyar akan kembali memenangkan Pilkada KLU 2020.

Beberapa indikator kemenangan lanjutnya masih terlihat dan melekat pada Najmul. Di antaranya kepribadian atau akhlak dalam memimpin; rajin turun silaturahmi ke masyarakat, dan membangun koalisi organisasi dengan parpol pengusung. “Dari beberapa indikator itu potensi kemenangan petahana cukup besar. Indikator itu menjadi tolak ukur masyarakat pemilih untuk memberikan kepercayaan kembali kepada petahana,” ujar Ketua DPC PPP KLU Narsudin kepada Radar Lombok, Kamis (25/6) kemarin.

Najmul lanjutnya dikenal sebagai umara sekaligus ulama yang memiliki basis organisasi keagamaan dengan pemilih fanatik kurang lebih 20 ribu. Kepribadian dan akhlak Najmul dalam memimpin juga dinilai baik. Terlihat dari berbagai serangan dan isu miring yang dilontarkan pihak tertentu, tetapi tetap santun. Itulah yang membuatnya dekat dengan semua kalangan baik anak muda, orang tua, tokoh agama, dan tentunya masyarakat. “Bisa dikatakan, pemimpinan serba bisa. Urusan pemerintahan, urusan politik, urusan agama, bisa dipadukan. Sehingga disukai oleh pendukung fanatik maupun rival politik,” katanya.

Adapun dari kekuatan politik, Najmul selaku Ketua DPC Demokrat KLU pernah menjadi kader di beberapa parpol. Demokrat sendiri memiliki 4 kursi di DPRD KLU. Ditambah kekuatan parpol pengusung lain seperti PPP, sudah jauh lebih dari cukup untuk bisa mendaftar di KPU.

Najmul selama memimpin juga tidak terkecoh dengan manuver rival politik. Apa yang dilontarkan saat ini dianggap hal biasa dalam politik, terlebih ia sedang menjabat, dan ia berhak mendapatkan kritikan demi memajukan daerah tercintanya. “Semakin maju pemerintah semakin deras arus kritikan dari berbagai kalangan. Tentu hal itu menjadi suatu yang membuat pemerintah bersemangat membangun daerah ini. Apalagi pascagempa ditambah corona yang tidak berselang lama ini,” terangnya.

Menurutnya, kebijakan memisahkan antara politik dan pemerintahan, mampu dijalankan Najmul. Saat ini rival politik tengah sibuk melakukan manuver, namun Najmul justru menunjukkan kinerja dalam menjalankan pemerintahan. “Dan kami pun sebagai parpol pengusung tetap mengingatkan supaya beliau tidak hanya fokus terhadap manuver rival politik, tapi bagaimana beliau fokus terhadap tugas yang diemban,” ungkapnya.

Dengan demikian, atas berbagai indikator kepribadian dan kekuatan politik itu, Narsudin yakin Najmul akan menang. Karena masyarakat sudah mampu menilai pemimpin yang bijak, berakhlak serta istikomah dalam menjalankan tugas dan fungsi. “Kami optimis kekuatan besar itu bisa mengantarkan beliau sebagai sang petahana yang memenangkan kontestasi,” tegasnya. (flo)