Hotel Penuh, Tamu Sewa Rumah Warga

MATARAM- MTQ Nasional yang digelar di Mataram benar-benar berkah bagi pariwisata daerah ini. Hotel-hotel dikabarkan penuh. Karena itu tamu yang tidak kebagian kamar hotel memilih menyewa rumah warga.

Rumah yang disewa adalah rumah yang berdekatan dengan lokasi MTQ. Seperti yang diungkap Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Abdul Latif Najib kemarin. Ia menyampaikan bahwa sebanyak 5 ribu lebih kamar hotel di daerah ini sudah diboking. Tamu yang terlambat memesan kamar terpaksa menyewa rumah warga yang lokasinya dekat dengan lokasi MTQ.” Semua kamar hotel sudah terisi,” ungkap Latif saat ditemui kemarin.

Agar semua tamu yang datang mendapat tempat menginap. Pihaknya membuat edaran agar masyarakat ikut melayani para tamu, dengan cara menerima penyewaan rumah.” Kita sudah buatkan edaran agar diterima dengan baik,” ungkapnya.

Lingkungan yang paling banyak ditempati atau disewa para tamu adalah Dasan Agung karena dekat dengan lokasi utama MTQ. Sedangkan lingkungan yang lain seperti Gomong  sedikit sepi karena jaraknya jauh dan membutuhkan jasa transportasi bila hendak ke lokasi MTQ.” Rumah di Dasan Agung yang paling banyak disewa,” paparnya.

BACA JUGA :  Pemkab Lobar belum Bisa Lelang Aset Hotel Santosa

Warga diingatkan untuk tidak hanya memikirkan keuntungan, tetapi harus memberikan pelayanan maksimal. Fasilitas harus memadai.” Jangan terpaku di uangnya saja, tetapi pelayanan juga harus maksimal,” ungkapnya.

Latif juga meminta semua pemilik hotel memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu. Bila perlu semua tamu diberikan cinderamata.

Terpisah, General Manager Lombok Raya Hotel Gusti Lanang Patra mengakui kalau selama pelaksanaan MTQ hotel miliknya sudah penuh, dan diperkirakan para tamu akan datang mulai tanggal 28 Juli 2016." Kamar sudah penuh, besok kamis tamu mulai datang,” ungkapnya saa dikonfirmasi via seluler. Ia  menjelaskan keterisian kamar di Mataram terus naik dari yang biasanya.(ami)