Hasil Tes SKD CPNS Kota Mataram, Formasi Guru Banyak yang Kosong

Hasil Tes SKD CPNS Kota Mataram
CPNS: Formasi CPNS Kota Mataram terancam tidak terisi secara keseluruhan karena peserta yang lolos passing grade sangat kurang. (Ali/Radar Lombok)

MATARAM—Jumlah peserta CPNS yang lulus tes Seleksi Komptensi Dasar (SKD) mengalami perubahan. Semula, sekitar 145 pelamar nilai tesnya memenuhi ambang batas atau passing grade yang ditentukan. Kini jumlahnya bertambah menjadi 161 peserta yang nilai memenuhi passing grade sesuai ketentuan. ‘’Setelah dikoreksi secara manual memang bertambah. CPNS Mataram yang memenuhi passing grade jumlahnya 161 orang,’’ ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati, Senin kemarin (12/10).

BACA JUGA: Ini Jumlah Peserta Lulus Passing Grade SKD CPNS di Lombok Timur

Diakuinya, banyak peserta yang kesulitan menjawab soal tes, utamanya untuk soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Dimana kebanyakan soal yang ditanyakan dianggap menjebak peserta. Waktu menjawab soal pun banyak terbuang di TKP.

‘’Mereka juga asyik menghitung sehingga pas di soal TKP, mereka keteteran,’’ katanya.

Kemudian peserta yang lolos didominasi oleh tenaga kesehatan. Dimana di satu formasi jabatan terdapat dua atau lebih peserta yang lolos. Sehingga dimungkinkan formasi kesehatan yang kosong masih bisa diisi oleh peserta dalam satu bidang.

‘’Tapi kita lihat dulu bagaimana perubahannya. Nanti kita coba cek perubahan Permenpan RB nomor 37 tentang nilai ambang batas peserta CPNS,’’ ungkapnya.  

Selain itu, ditemukan juga disatu bidang formasi cukup banyak peserta yang lolos passing grade. Seperti untuk jabatan analisa pajak. Ada tujuh peserta tes yang nilainya memenuhi ambang batas. Sedangkan yang perebutkan hanya satu formasi. Sehingga dipastikan tiga peraih nilai teratas akan mengikuti tes di tahap Seleksi Komptensi Bidang (SKB). Sedangkan empat peserta lainnya dipastikan gugur meskipun memenuhi passing grade.

‘’Peringkat 1 sampai 3 itu yang mengikuti SKB. Kalau yang empat tersingkir,’’ sebutnya.

Namun, untuk formasi tenaga pendidikan atau yang paling banyak di cari Kota Mataram justru hasilnya mengecewakan.

BACA JUGA: BKD Belum Mau Umumkan Peserta Lolos Passing Grade di KLU

Kepala bidang (Kabid) Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Mataram, Ahmad Mujahidin mengakui, banyaknya formasi tenaga pendidikan yang kosong. Sementara Kota Mataram sedang butuh banyak tenaga pendidikan. Ia menyebut hanya sekitar 10 persen peserta yang memenuhi passing grade untuk formasi pendidikan.

Untuk itu, salah satu cara untuk mengatasi kekurangan ini adalah mengangkat guru honorer yang ada menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). ‘’Tenaga pendidikan cuma 10 persen yang lulus. Seperti PGSD yang lolos cuma 20 orang. Sedangkan formasi guru agama dan guru olahraga itu kosong tidak ada yang lolos. Padahal tenaga guru kita kurang dan sangat diharapkan,’’ katanya. (gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut