Guru MAN 1 Lotim Ukir Prestasi Gemilang

PRESTASI : Siti Surodiana SP bersama siswanya pada saat mengangkat medali penghargaan yang diraih pada lomba karya ilmiah guru yang digelar di Unesa Jawa Timur tahun 2019 lalu. (Janwari Irwan/Radar Lombok)
PRESTASI : Siti Surodiana SP bersama siswanya pada saat mengangkat medali penghargaan yang diraih pada lomba karya ilmiah guru yang digelar di Unesa Jawa Timur tahun 2019 lalu. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

MATARAM –Prestasi membanggakan ditorehkan salah satu guru asal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Timur.

  Siti Surodiana SP masuk ke babak final dalam Lomba Penerapan Media Permainan Sosis -T (Sosiologi Shot Traditional) yang diselenggarakan Astra dan Kemendikbud. Siti Surodiana menjelaskan, dirinya menjadi finalis setelah bersaing ketat dengan 5863 peserta.  Dirinya mengangkat tema Penerapan Media Permainan SOSIS – T  Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Sosiologi di MAN 1 Lombok Timur. ” Alhamdulillah, dengan dukungan dari semua pihak dan berkat usaha kami, saya menjadi finalis bersama 14 orang lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia,”katanya.

 Guru yang mengampu mata pelajaran sosiologi ini menjelaskan,  SOSIS- T ini dibuat berdasarkan Teori Cognitive Flexibelity. Dimana teori ini dikembangkan oleh R. Spiro, P Feltovitch dan R. Coulslon (1990). Teori ini berakar pada teori konstruktivisme dan berkaitan dengan teori sistem simbol dalam hal media dan interaksi pembelajaran. Media pembelajaran yang tepat diharapkan meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa.  ” Media yang kita gunakan dalam SOSIS – T ini adalah ketapel yang mana ketapel ini merupakan salah satu permainan suku Sasak. Dimana media ini disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang menuntut keaktifan siswa,”jelasnya.

 Keunggulan dari SOSIS – T ini  dapat menciptakan pembelajaran yang asyik dan menyenangkan. Meningkatkan motivasi berlajar bagi peserta didik sehingga berdampak pada meningkatnya prestasi peserta didik. Dan yang paling penting meningkatkan kearifan lokal, budaya setempat dan memperkuat rasa cinta terhadap budaya dan tidak ketinggalan dengan kemajuan tehnologi yang ada saat ini.

  Peserta yang masuk babak final akan mempresentasikan karya inovasi SOSIS – T pada tanggal 15 Agustus 2020 mendatang  di Yogyakarta. Akan tetapi karena adanya Covid 19 ini, presentasi akan dilakukan secara virtual Zoom. ” Insya Allah dengan persiapan yang matang, kita akan bisa meraih juara, minta doanya saja,”katanya.

  Kepala  MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni sangat mengapreasiasi prestasi yang diraih   Siti Surodiana. Lebih – lebih dia merupakan satu – satunya guru yang mewakili NTB di tingkat nasional dalam lomba yang digelar Kemendikbud RI ini. ” Selaku kepala sekolah tentunya bangga dan berharap prestasi gemilang ini dapat ditularkan lagi ke anak – anak didiknya,”katanya.

 Siti Surodiana  katanya, bukan kali ini saja membuat sekolah bangga. Tahun 2019 yang lalu, guru sosiologi ini meraih juara tiga nasional pada karya ilmiah guru yang digelar di Unesa Surabaya Jawa Timur.” Kalau di MAN 1 Lotim, bukan hanya siswa yang kita dukung, tapi semua guru yang ikut kontes akan mendapat dukungan penuh dari keluarga besar MAN 1 Lotim,”ujarnya.(wan/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaEksportir Benih Lobster Dituding Berbohong
Berita berikutnya46 Desa di NTB Masih Blank Spot