Guru dan Siswa Manfaatkan Aplikasi Rumah Belajar

Guru dan Siswa Manfaatkan Aplikasi Rumah Belajar
PELATIHAN : Kepala LPMP NTB Dr Mohamad Mustari bersama peserta pelaksanaan bimtek pemetaan mutu pendidikan di sekolah model.( ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Dalam rangka menyikapi Revolusi Industri 4.0, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui  Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB telah mengembangkan aplikasi Rumah Belajar.

Kepala LPMP NTB Dr Mohamad Mustari menyampaikan kebijakan Kemendikbud RI dalam menyikapi Revolusi Industri 4.0, adalah dengan mulai mengembangkan Rumah Belajar yang bisa dimanfaatkan oleh gutu dan peserta didik (siswa).

“Kedepan pembelajaran akan dilakukan berbasis digital,” kata Mohamad Mustari saat melakukan pemantuan di sekolah model, Sabtu (26/10).

Dikatakannya, dalam aplikasi Rumah Belajar ini, guru dan siswa dapat menemukan beberapa hal terkait dengan pembelajaran, baik konten, isi, metode pembelajaran dan media pembelajaran. Sehingga pembelajaran disampaikan lebih menarik dan akan cepat dipahami oleh peserta didik dalam rangka persaingan global.

“Kemendikbud juga memberikan perangkat pembelajaran berupa laptop yang akan dipergunakan oleh sekolah,” ujarnya.

Bukan hanya itu, layanan bimbingan belajar (bimbel) secara daring kini banyak tersedia di aplikasi Rumah Belajar. Layanan ini disediakan Kemendikbud secara gratis di Rumah Belajar dan semua orang bisa mengakses berbagai materi pembelajaran.

Pada laman resmi Rumah Belajar, belajar.kemdikbud.go.id, terdapat 8 fitur utama seperti Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik, Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas Maya.

Untuk bahan belajar, Rumah Belajar tidak hanya menyediakan dalam format yang monoton, tetapi juga bersifat interaktif dengan bantuan media pendukung seperti gambar, video, animasi, dan sebagainya.

,”Ya sekarang kita sudah punya untuk belajar online namanya Rumah Belajar,” jelasnya. (adi)