Gudang Barang Bekas di Montong Gamang Loteng Terbakar, Lotim Ikut Memadamkan

TERBAKAR: Gudang barang bekas ludes terbakar di Dusun Karang Tengak, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang terbakar, Senin (31/5/2021) malam sekitar pukul 18.00 WITA. (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Gudang barang bekas milik Haji Amir yang berlokasi di Dusun Karang Tengak, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang terbakar, Senin (31/5/2021) malam sekitar pukul 18.00 WITA.

Peristiwa kebakaran yang melanda gudang milik H. Amir Mukminin (44), alamat  Dusun Mumbang Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah itu pertama kali dilihat oleh Muhammad (45), warga desa setempat.

Kapolsek Kopang AKP Suherdi mengungkapkan, sekitar pukul 18.00 WITA, Muhammad sedang duduk ngopi di depan gudang barang bekas yang terbakar. Tiba-tiba melihat kepulan asap dari tumpukan barang bekas berupa kardus.

Baca Juga :  Tersangka dan BB Kasus Bonder Dilimpahkan ke JPU

“Semakin lama makin membesar, sehingga Muhammad bersama warga berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadaanya,” ungkapnya.

Namun, kata Kapolsek, minimnya peralatan yang digunakan warga sehingga bara api yang berada di tumpukan kardus masih menyala.

“Bapak Muhammad menelepon petugas piket kami di Polsek terkait kebakaran itu. Kemudian petugas piket langsung menghubungi pemadam kebakaran Pemda Loteng untuk mencegah kebakaraan meluas,” bebernya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WITA untuk melakukan pemadaman. Karena sumber api belum padam, pada pukul 19.30 WITA ada penambahan satu unit pemadam kebakaran lagi dari Damkar Kabupaten Lombok Timur Pos Terara.

Baca Juga :  Diduga Pungli, P3A Prateng-Pratim Diadukan

“Api baru bisa dipadamkan secara keseluruhan pada pukul 21.30 WITA,” kata Suherdy.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan kerugian mencapai Rp 30 juta, dengan rincian harga per kilogram kardus bekas mencapai Rp 3.700 dan kardus yang terbakar diperkirakan mencapai 1 ton. Selama pemadaman berlangsung dilakukan pemadaman  dengan 3 unit pemadam kebakaran yaitu 1 milik damkar Kabupaten Lombok Timur Pos Terara dan dua unit damkar milik Kabupaten Lombok Tengah. (sal)