Gelombang Tinggi, Penyeberangan Bangsal ke Tiga Gili Tetap Normal

Penyeberangan Bangsal ke Tiga Gili
NORMAL : Pelayanan Penyeberangan ke tiga gili dari Pelabuhan Bangsal Kecamatan Pemenang KLU tetap normal seperti hari biasanya. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan gelombang tinggi di sejumlah perairan NTB pada 22-26 Juli 2018. Dari surat imbauan itu diketahui tinggi gelombang di Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas bagian selatan mencapai 4.0-6.0 meter. Kemudian kecepatan angin timuran hingga 37 km per jam yang diperkirakan masih berlangsung hingga 26 Juli mendatang

 Namun untuk penyeberangan dari Pelabuhan Bangsal ke tiga gili (Gili Trawangan, Meno, dan Air) sendiri dipastikan gelombangnya tidak terlalu tinggi. “Di perairan gili tidak ada gelombang tinggi sehingga kami tetap melayani penyeberangan penumpang dari Bangsal ke tiga gili,” ungkap Ketua Koperasi Angkutan Laut Karya Bahari Sabarudin, Selasa (24/7).

Pihaknya sendiri mengetahui imbauan tersebut, di mana pelayanan jasa penyeberangan dari Bali ke Lombok (kapal cepat) tidak diberikan. “Kalau penyeberangan dari Bangsal tetap seperti biasa karena tamu tidak banyak ke Lombok menggunakan fery atau pesawat,” terangnya.

Guna menyikapi imbauan BMKG ini, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Kantor Unit Layanan Penyeberangan Syahbandar Kelas III Pemenang.

Sementara itu, Kabid Pemasaran dan Promosi Pariwisata Disbupar KLU Setiadi mengatakan, wisatawan yang berkunjung ke tiga gili tetap ramai seperti hari biasanya bahkan mengalami peningkatan. Imbauan BMKG itu tidak mempengaruhi tamu berdatangan. “Tetap ramai angka kunjungan,” katanya. (flo)