Gili Sunut Dilirik Perusahaan Inggris

TERTARIK BERINVESTASI: CEO Maarij Capital, Akmal Saleem saat berbincang-bincang dengan Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi tentang rencana investasi di ruang tunggu Gubernur, Jumat kemarin (21/10).

MATARAM – Keindahan Gili Sunut yang terletak di Kecamatan Jerowaru Lombok Timur menarik perhatian perusahaan asal Inggris Maarij Capital.

Sebagai bentuk keseriusan untuk melakukan investasi, CEO Maarij Capital, Akmal Saleem menemui Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi. “Kami tertarik untuk kembangkan Gili Sunut,” ujarnya di ruangan gubernur Jumat kemarin (21/10)

Bukan hanya di Gili Sunut, Maarij Capital juga akan berinvestasi di beberapa wilayah seperti di Lombok Utara. Investasi yang dilakukan oleh Maarij Capital rencananya dengan pola kemitraan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Banyaknya anak-anak usia muda di NTB bagi Maarij Capital merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan. Oleh karena itu, dalam konsep pengembangan usaha nantinya akan memberikan ruang bagi anak-anak muda local. “Kita akan berdayakan pemuda lokal untuk dipekerjakan,” katanya.

Maarij Capital tidak hanya ingin membangun hotel di tempat wisata, tetapi juga akan mengangkat  dan memperkenalkan keragaman budaya NTB di kancah internasional. Mengingat, kekayaan budaya yang dimiliki NTB menjadi nilai tambah yang harus dioptimalkan. Dalam pertemuan singkat tersebut, Akmal Saleem mengaku sangat serius ingin berinvestasi di Pulau Lombok. “Saya tertarik ingin melakukan  bisnis di Lombok, karena saat ini Lombok sedang  mengembangkan wisata halal. Konsep wisata halal sesuai dengan visi perusahaan kami yang selalu mengedepankan nilai atau aspek lokal,” terangnya.

Akmal sendiri mengenal  Lombok ketika menjadi pembicara pada acara The 12'th World Islamic Economic Forum (WIEF) di Jakarta Convention Centre (JCC) pada bulan Agustus lalu. “Walaupun saya baru mengenal daerah Lombok, tetapi saya tidak ragu untuk menanamkan modal di daerah ini, karena Lombok potensi yang luar biasa untuk terus dikembangkan,” yakinnya.

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Maarij Capital karena sudah mau berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Lombok. Hal ini dinilai menjadi kesempatan yang sangat baik untuk bekerjama dengan para investor.

Terlebih lagi, Maarij Capital dengan NTB memiliki kesamaan persepsi dan visi di bidang wisata halal. Dengan adanya persamaan tersebut, maka diyakini tidak akan mengalami banyak kesulitan untuk berinvestasi. “Apalagi kebudayaan lokal akan dilestarikan, insya Allah ini menajdi barokah. Ini juga jadi bukti bahwa segmen wisata halal diminati banyak investor,” tutupnya. (zwr)