FKGMNU NTB Sampaikan Harapan ke Wapres

Ketua FKGMNU NTB Suaeb Qury
Ketua FKGMNU NTB Suaeb Qury.( Faisal Haris/radarlombok.co.id)

MATARAM-Forum Komunikasi Generasi Muda Nahdatul Ulama Nusa Tenggara Barat (FKGM NU NTB) memberikan apresiasi atas kunjungan pertama kali KH. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden ke NTB sejak dilantik pada Oktober 2019 lalu.

  Ketua FKGMNU NTB Suaeb Qury mengatakan, kunjungan Wapres RI ke NTB tentu memberi arti bagi masyarakat NTB pada umumnya dan khususnya lagi bagi jamaah NU. Dari dua hari jadwal kunjungan Wapres, lokasi yang akan dikunjungi antara lain yakni kawasan Mandalika, Ponpes Qamarulhuda Bagu dan Ponpes Almansyuriayah Lombok Tengah. Setidaknya, kata Suaeb, ada tiga pesan penting yang disampaikan generasi muda NU NTB untuk Maruf Amin.

Pertama, terkait dengan persoalan NTB hari ini dengaan hadirnya Kawasan Ekonimi Khusus (KEK) Mandalika dan kesiapan penyelenggaraan  MotoGP yang tinggal satu tahun lagi. Setidaknya ada kepastian dari pemerintah pusat terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan by pas bandara menuju Kuta Mandalika.

 Selanjutnya kedua, persoalan kemiskinan di NTB dan penyandang  disabilitas belum menjadi prioritas dari pemerintah pusat dan daerah. Hal ini bisa dilihat dari fasilitas yang belum ada dan tersedia di tempat publik dan instansi pemerintah. Hal yang sama juga dengan angka kemiskinan dan Indes Pembangunan Manusia (IPM) di NTB yang belum beranjak ke posisi papan tengah. Kemudian yang ketiga, sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa NTB sudah menjadi zona merah dan darurat narkoba dan terorisme. “Upaya melawan narkoba dan terorisme di NTB belum cukup maksimal dan intervensi pemerintah pusat minim. Hal ini terkuat dari semakin menjamurnya peredaran narkoba di kabupaten kota di NTB,”ujarnya Kamis (20/2).

 Sueb juga mengatakan, hal yang sama dengan paham radikalisme dan terorisme di NTB. Apa yang dilakukan oleh pihak aparat dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) hanya pada tingkat reaktif dengan menangkap 6 orang terduga tetoris di Bima. Sedangkan upaya penyadaran dan deradikalisasi tidak maksimal dilakukan di tingakat daerah dan kelompok sasaran. “Maka dari itu, kami generasi muda NU dan generasi muda NTB berharap besar kepada Wapres RI untuk bisa memberikan solusi dan jawaban atas persoalan yang dihadapi NTB. Dan ini bukan sekedar persoalan kecil melainkan keberlangsungan pembangunan manusia NTB dan generasi muda di NTB,”tegasnya.

 Sementara Rektor Unram Prof Dr H Lalu Husni, SH., M.Hum dalam siaran pers saat Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin memberikan kuliah umum kepada 1.500 mahasiswa di Gedung Aditorium M. Yusuf Abubakar, Rabu siang (19/2) menyampaikan, kehadiran orang nomor 2 di Republik Indonesia ini, menjadi sebuah kebanggaan dan keberkahan bagi sivitas akademika Unram di tengah kesibukannya yang sangat padat. Kedatangan Wapres ke Unram dalam rangka memberi kuliah umum dengan tema ”Penangkalan Faham Radikalisme di Kalangan Mahasiswa”. Menurutnya sangat relevan, mengingat isu radikalisme akhir-akhir ini telah menyebar ke kampus-kampus, yang tentunya membutuhkan upaya-upaya preventif untuk penangannya karena sangat berbahaya dan dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

 Sebagai informasi  agenda kunjungan Wapres di NTB pada hari pertama yakni memberikan kuliah umum di Universitas Mataram (Unram) didampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Setelah memberikan kuliah umum di Unram, Wapres berkunjung ke Lingkungan Gontoran,Kota Mataram untuk melihat lokasi  pembangunan rumah bagi korban gempa . Sedangkan agenda hari ini, wapres  meninjau Bazaar Mandalika dan  pencegahan stunting. Selanjutnya Wapres  meresmikan Bank Wakaf Mikro ATQIA di Ponpes NU Al-Manshuriyah, Lombok Tengah. Selanjutnya Wapres akan Silaturahmi dengan Pengurus APTISI NTB. (sal)