Festival Pesona Senggigi Berhasil Dongkrak Hunian Hotel

Penampilan DJ pada malam Festival Pesona Senggigi. (IST/RL)

GIRI MENANG–Festival Pesona Senggigi yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) dinilai berhasil mendongkrak tingkat hunian di kawasan Senggigi.

General Manager Holiday Resort Lombok, Ketut Jaya mengatakan konsep yang diusung Dispar Lobar dalam menyelenggarakan event dengan menggandeng pihak industri perhotelan di Senggigi merupakan pilihan yang tepat.

Ketut mengaku seluruh kegiatan yang digelar Dispar sejak Road to Festival Pesona Senggigi beberapa waktu lalu memiliki dampak yang luar biasa. Menurutnya, hal itu sangat membantu tingkat kunjungan khususnya di tempat pelaksanaan event.

Secara khusus, pihaknya menargetkan okupansi kembali mengalami lonjakan lewat staycation pengunjung. Ia berharap Dispar Lobar dapat terus berkolaborasi dan meningkatkan kerja sama dengan semua stakeholder pariwisata yang ada di Lombok.

“Jika biasanya hari Sabtu saja baru penuh, tapi dengan adanya kegiatan ini bahkan dari Road to Festival Pesona Senggigi yang kemarin saja itu penuh. Dan hari ini dari dua hari yang lalu, dari hari Jumat – Sabtu itu full booked,” ungkap Ketut usai gelaran Senggigi Electronic Dance Music Festival di Holiday Resort Lombok, Minggu (10/10/2021).

Senggigi Electronic Dance Music (SEDM) sendiri merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian Festival Pesona Senggigi sepanjang bulan Oktober ini. SEDM dimulai sejak pukul 13.00 WITA dengan menampilkan kolaborasi 10 orang Disc Jockeys (DJ) dari lima sekolah DJ ternama yang ada di Lombok.

BACA JUGA :  Tak Ada Anggaran, Perbaikan Jalan Keru-Gunung Jae Lombok Barat Ditunda

Kehadiran DJ lokal ini diniatkan untuk mengangkat profesi DJ. Selain itu agar publik mengetahui bahwa di Lombok memiliki sejumlah DJ. Bahkan, ada beberapa sekolah DJ yang telah berdiri. SEDM juga dimeriahkan dengan penampilan atraksi fire dance dan firework.

Sementara itu Kepala Dispar Lobar, Saepul Akhkam mengatakan selain tujuan awal event ini adalah untuk menyambut perhelatan World Super Bike (WSBK) 2021, tujuan lainnya adalah meningkatkan lama tinggal atau staycation pengunjung hotel yang ada di Senggigi.

Hal itu katanya, tentu sangat dibutuhkan untuk pemulihan kepariwisataan di kawasan Senggigi yang sedang mulai menggeliat setelah status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level I mulai diterapkan beberapa waktu lalu.

“Sekali lagi tujuan kita jangka pendeknya itu adalah staycation. Apapun jenis eventnya kalau tujuannya tercapai ya saya kira kita secara kualitaitf ya kita dianggap berhasil. Dan Alhamdulillah di Holiday Resort hari ini kalau kita lihat hampir full, walupun jatuhnya malam senin,” ujar Akhkam.

Jika dalam gelaran pembuka ini, Festival Pesona Senggigi memberikan suguhan bernuansa modern dengan musik elektronik dan fire dance, di rangakaian event selanjutnya pada tanggal 22-24 Oktober mendatang akan dilanjutkan dengan gelaran yang bernuansa tradisional. Konsep ini sengaja dipilih untuk memberikan warna pada atraksi-atraksi wisata yang ada di Senggigi.

“Hal pokok lainnya adalah variasi. Varian dari kegiatan kita, kita punya empat main event. Hari ini kita ke lebih modern, selanjutnya akan ada gelaran yang basisnya kultur tradisional, ada juga sifat nya kantemporer. Jadi kita ingin memperkaya Senggigi ini dengan seluruh energi yang ada,” terang Akhkam.

BACA JUGA :  Bersih-Bersih Sambil Wisata Perahu Bebek di Kebon Ayu Lobar

Dalam Festival Pesona Senggigi tahun ini, ada empat lokasi penyelenggaraan dengan kegiatan yang berbeda-beda. Sebagai opening kegiatan SEDM berlangsung di Holiday Resort Lombok pada 10 Oktober kemarin.

Menyusul kegiatan lainnya diselenggarakan di Aruna Hotel pada 22-24 Oktober. Di sini ada sejumlah kegiatan seperti festival tari dan lain sebagainya.

Lalu di Killa Senggigi Beach Hotel pada tanggal 29 Oktober, Dispar Lobar bakal membakar semangat pengunjung lewat fire dance dan mixology.

Sebagai lokasi terakhir yakni di Jayakarta Lombok Beach Resort & Spa akan diselenggarakan lomba merias pengantin sekaligus pertunjukan fashion pada 30 Oktober 2021.

Selain langsung dihadiri oleh kepala Dinas Pariwisata Lobar beserta jajaran, kegiatan ini juga dihadiri Kapolres Lobar AKBP Bagus Satrio Wibowo dan Dandim 1606/Mataram ARM Gunawan.

Dalam sambutan singkatnya, Dandim Gunawan mengatakan menghadiri acara hiburan adalah salah satu upaya meningkatkan imunitas. “Namun kita harus tetap saling mengingatkan tentang protokol kesehatan. Jaga diri, teman, dan keluarga kita,” pesannya.

Ia kemudian berharap level pembatasan kegiatan masyarakat beranjak ke arah yang lebih positif dan pariwisata di Lobar bisa secepatnya berangsur normal. (RL)