Duet Suhaili-Dinda Berpeluang di Pilkada NTB

HM Suhaili FT (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebagai salah satu kader yang diberikan surat tugas oleh DPP Partai Golkar untuk maju di Pilkada NTB 2024, HM Suhaili FT memastikan diri siap menjalankan apa yang menjadi keputusan partai. “Apa menjadi keputusan partai, harus siap saya laksanakan,” kata mantan Bupati Lombok Tengah ini kepada Radar Lombok saat ditemui di Sekretariat TKD Prabowo-Gibran NTB, Selasa kemarin (16/1).

Sebagai langkah awal menjalankan keputusan partai tersebut, Suhaili bertanggung jawab memenangkan Partai Golkar di Pileg dan Pilpres 2024. Bagaimanapun, kemenangan dan kesuksesan Golkar harus diawali dengan kemenangan di Pemilu ini. Sebab itu, semua kader dan pengurus Golkar, harus bekerja bahu-membahu mencapai target kemenangan. “Wajib hukumnya, saya harus menangkan Partai Golkar di Pileg dan Pilpres. Karena ini langkah awal kita,” ucap mantan Ketua DPRD NTB ini.

Baca Juga :  Rohmi Ingatkan Caleg Perindo Tak Saling Melemahkan

Disinggung terkait peluang dirinya berpasangan dengan Indah Damayanti Putri (IDP) di Pilkada NTB 2024? Suhaili mengaku, duet Golkar di Pilkada NTB sangat terbuka sekali untuk terwujud. Apalagi dirinya representatif dari Pulau Lombok dan IDP representatif Pulau Sumbawa.

Sebab itu, untuk memudahkan ikhtiar dalam membangun koalisi di Pilkada NTB, maka Golkar harus memperoleh raihan kursi yang maksimal dalam Pileg 2024. “Jika Golkar dapat 13 kursi, kenapa tidak duet Golkar-Golkar. Prinsipnya, Golkar harus menang di Pemilu 2024, agar lebih mudah bangun koalisi di Pilkada NTB,” tegasnya.

Lantas, bagaimana kabar Suhaili-Sukiman (Susu) yang sempat ramai diperbincangkan publik tahun lalu. Suhaili mengatakan, dirinya tetap menjalin komunikasi dengan Sukiman, sehingga duet Susu pun tetap terbuka lebar di Pilkada NTB. “Kita fleksibel sehingga paket Susu pun tetap kita coba ikhtiarkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Nama Sukiman Azmi Mencuat di Internal NasDem

Mantan Bupati Loteng itu pun mengakui, sejauh ini dirinya tetap membuka keran komunikasi dengan sejumlah tokoh yang juga berkeinginan maju di Pilkada NTB. “Ada sekitar empat atau lima tokoh, kita berkomunikasi dan mengajak berpasangan,” tandasnya.

Ada sejumlah tokoh asal Lombok Tengah juga berkeinginan tampil di kontestasi Pilkada NTB. Misalnya Bupati Loteng Pathul Bahri, Mantan Dubes Turki Lalu Muhammad Iqbal, Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi dan sejumlah tokoh lain.

Menurutnya siapa pun punya hak sama untuk maju Pilkada. Dengan semakin banyak tokoh yang maju tentu akan semakin banyak pilihan masyarakat terhadap calon pemimpin. “Biarlah proses nanti rakyat memilih. Siapa jadi pemimpin di NTB ke depan,” tandasnya. (yan)

Komentar Anda