Djohan Klaim Didukung Empat Parpol

Djohan Sjamsu
Djohan Sjamsu.( AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Bakal Calon Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu mengklaim sudah mendapatkan dukungan dari empat partai politik untuk maju pada Pilkada 2020. Antara lain PKB, PDIP, PKS, dan Gerindra.

Kursi empat parpol ini di DPRD setempat sudah melebihi syarat minimal 6 kursi untuk mengusung pasangan calon kepala daerah. Rincianya, PKB 3 kursi, PDIP 3 kursi, PKS 1 kursi, dan Gerindra 5 kursi. “Syarat dukungan sudah lebih dari dipersyaratkan,” kata Djohan yang juga Ketua DPC PKB KLU ini saat ditemui di Kantor DPW PKB KLU, Selasa (3/11) lalu.

Kepastian dukungan ini kata Djohan didasarkan atas komitmen tiga elite parpol yakni Ketua DPD PDIP NTB Rahmat Hidayat, Ketua Tim Pilkada PKS NTB Zulkieflimansyah, dan Ketua BPD DPP Gerindra Bambang Kristiono untuk mendukung dirinya di Pilkada 2020.

Meski syarat jumlah kursi DPRD sudah terpenuhi untuk mengusung pasangan calon, ia memastikan tetap akan menghimpun dukungan dari parpol lain seperti Golkar, PBB, dan PPP. “Kalau PKB sudah pasti usung saya sebagai kader,” tandasnya.

Seperti diketahui, Gerindra sendiri punya kader yang memastikan diri maju pilkada yakni petahana Wakil Bupati KLU Sarifudin. Terkait itu, Djohan mengaku bahwa Gerindra lebih condong mendukung dirinya, ketimbang Sarif. “Insyaallah, Gerindra lebih dukung saya,” terangnya.

Disinggung siapa figur calon wakil bupati yang akan mendampingi, ia mengaku akan mengungkapkan pada akhir Desember atau awal Januari 2020. “Kita tinggal tunggu hasil simulasi survei. Pertengahan Desember ini hasil survei kemungkinan akan kita ketahui,” tandasnya.

Menanggapi klaim Djohan Sjamsu ini, Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto mengatakan, klaim-mengklaim merupakan hal biasa di politik. Gerindra belum memutuskan siapa yang diusung. Apalagi proses penjaringan bakal calon kepala daerah masih berlangsung di Gerindra. Setelah penutupan beberapa waktu lalu, selanjutnya akan digelar penyampaian visi misi dan uji kelayakan dan kepatutan. “Saya kira baik Pak Djohan, Pak Najmul dan Pak Sarif punya hak klaim dukungan Gerindra. Karena ketiganya sudah resmi daftar di Gerindra,” tandasnya.

Adapun terkait pertemuan Rahmat Hidayat, Bambang Kristiono, dan Zulkieflimansyah, itu belum bisa dijadikan acuan. Keputusan akhir ada di DPP. “Muaranya ada di keputusan DPP,” pungkasnya. (yan/flo)