Djohan-Danny Resmi Jadi Pemenang Pilkada KLU 2020

FOTO BERSAMA: Pasangan Calon Bupati dan Wakiil Bupati KLU Nomor Urut 1, Djohan Sjamsu-Danny Karter Febrianto Ridawan (JODA) foto bersama usai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada KLU 2020. (ist)

TANJUNG–KPU Kabupaten Lombok Utara (KLU) menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakiil Bupati KLU Nomor Urut 1, Djohan Sjamsu-Danny Karter Febrianto Ridawan (JODA) sebagai pemenang Pilkada KLU Tahun 2020.

JODA ditetapkan sebagai pemenang sesuai Surat Keputusan KPU KLU Nomor: 4/PL.02.7-Kept/5208/KPU-Kab/1/2021 yang dibacakan pada pleno yang dipimpin langsung Ketua KPU KLU Juraidin dan jajaran di Hotel Bay Marina Medana, Jumat (22/1).

Pleno dihadiri langsung JODA, adapun paslon calon nomor urut 2, Najmul Akhyar-Suardi (NADI) diwakili Ketua Tim Pemenangan Relawan Endri Susanto. Kemudian tampak hadir jajaran Bawaslu KLU, Kapolres KLU, serta Tim Koalisi Pemenangan JODA.

Seperti diketahui, Djohan Sjamsu-Danny Karter Febrianto Ridawan unggul dengan 83.659 suara atau 56,13 persen, sementara Najmul Akhyar-Suardi hanya 65.378 suara atau 43,87 persen.

Juraidin mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah menyukseskan seluruh tahapan pilkada. Khususnya kepada masyarakat KLU yang menyalurkan partisipasinya sehingga mencapai 88 persen lebih.

Selain itu, proses demokrasi berjalan damai, lancar, dan berintegritas serta tidak menimbulkan keributan sehingga proses tahapan tuntas. “Untuk selanjutnya, pelantikan kami serahkan kepada pemerintah,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Djohan diberikan waktu untuk menyampaikan sambutan. “Sungguh tidak ada kata yang tepat selain mengucapkan Alhamdulillah,” ucap Djohan.

Diungkapkan, proses panjang pilkada sudah menghasilkan pilihan rakyat. Pilkada berjalan tentram dan aman serta kekeluargaan. “Kami haturkan terima kasih yang telah memberikan suara sehingga dapat memberikan suatu yang berarti untuk kepentingan masyarakat KLU,” ujarnya didampingi Danny.

Jika kemarin berbeda pilihan, berbeda dukungan, kata Djohan, maka sekarang, mari buang jauh-jauh perbedaan itu. “Kita kembali bersatu utuh karena tugas kita ke depan sangatlah berat,” tegasnya.

Terlebih pascagempa 2018 kemudian disambut covid-19 yang menghancurkan sendi-sendi perekonomian. Begitu pula semua pihak mari bersatu membangun KLU. “Sepandai-pandai paslon ini tidak mungkin bisa bekerja sendiri tanpa bantuan semua pihak yang terkait untuk membangun KLU. Kami yakin dan percaya, kami akan bekerja sungguh-sungguh untuk percepatan pembangunan daerah,” imbuhnya.

Selain itu, JODA juga menghaturkan terima kasih kepada penyelenggara. Termasuk juga pihak kepolisian yang senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pilkada. “Bahkan Pak Kapolres hampir setiap hari kami ditelepon. Dan kami tegaskan bahwa penyelenggaraan Pilkada KLU akan damai dan tidak mengganggu ketertiban daerah seperti dilihat sekarang ini. Mari kompak bersatu,” tegasnya menutup pidatonya. (flo)