Dikira Boneka, Ternyata Orok Bayi

Ternyata Orok Bayi
OLAH TKP: Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP dilokasi yang menjadi tempat ditemukannya bayi malang itu, kemarin.(ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Warga Desa Aikmual Kecamatan Praya, digegerkan dengan penemuan orok bayi berjenis kelamin laki-laki. Ironisnya bayi malang yang diduga baru sehari dilahirkan itu, ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung di sungai. Di mana awalnya warga mengira jika bayi tersebut adalah boneka yang hanyut disungai.

Penemuan bayi malang ini terjadi pada Jumat (14/2) sekitar pukul 14.15 Wita. Bayi malang ini ditemukan persis di sungai sebelah utara Kantor Desa Aik Mual. Bayi malang itu ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian.

Kejadian itu bermula ketika salah seorang warga Dusun Penaban Desa Aikmual, Sahdi melihat dan mendengar anak-anak yang sedang mandi di sungai. Saat itu anak-anak yang sedang mandi ribut mengatakan ada boneka yang hanyut. Mendengar teriakan dari anak-anak itu, Sahdi kemudian menghampiri anak-anak itu.

Saat itu, yang bersangkutan melihat bayi malang yang awalnya dikira boneka tersebut, mengambang di atas air. Ia kemudian mengikuti arah aliran sungai yang datang dari arah barat menuju timur itu. Setelah sampai di jembatan sungai tersebut, ternyata diduga bayi tersebut lengkap dengan ari-arinya sedang mengambang.

Melihat hal itu, salah satu anak yakni Hadi memanggil perawat Desa Aik Mual. Perawat tersebut setelah tiba di lokasi mengatakan bahwa itu adalah bayi dan meminta kepada salah Hadi untuk mengangkat bayi tersebut tanpa menggunakan penutup atau telanjang bulat. Setelah diangkat, kemudian bayi malang itu dibawa ke Puskesmas Aik Mual. Setelah di Puskesmas Aik Mual, bayi tersebut sempat dibersihkan dan ditutup menggunakan kain.

Sekitar pukul 14.45 Wita, jenazah bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Yatofa Bodak untuk diidentifikasi. Baru kemudian sekitar pukul 15.00 Wita, Unit Identifikasi dan PPA Polres Lombok Tengah tiba di Rumah Sakit Yatofa Bodak dan meidentifikasi mayat bayi malang itu.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Dia mengaku, langsung memerintahkan anggotanya ke TKP setelah menerima laporan dari masyarakat. “Kita juga langsung memeriksa saksi- saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut,” terang AKP Priyo Suhartono, Sabtu kemarin.

Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama pihak puskesmas dan warga sekitar untuk mengetahui kemungkinan adanya warga yang sedang hamil belakangan terakhir di lokasi tersebut. Tapi belum ditemukan adanya tanda-tanda pelaku yang tega membuang anaknya itu. “Kuat dugaan jika anak ini merupakan hasil hubungan gelap, dan orang tua dari bayi malang ini mencoba menutup aib dengan membuang janin hasil hubungan gelap ini. Sampai saat ini, kita memang masih melakukan pendalaman terkait siapa pelaku dari pembuang bayi ini,” terangnya. (met)