Desa Kayangan Butuh Perbaikan Jalan Tani

Edi Hartono (Hery Mahardika/RADAR LOMBOK)

TANJUNG –  Kepala Desa Kayangan Kecamatan Kayangan Edi Hartono menyebutkan,  tahun ini masyarakat terutama yang berprofesi sebagai petani  membutuhkan perbaikan dan pengaspalan jalan pertanian.

Jika ini bisa diperbaiki, maka akan bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat. “Pada tahun ini, kami di Kayangan masih membutuhkan pengaspalan jalan tani dengan panjang sekitar 6 kilometer,” ujarnya kepada Radar Lombok Rabu kemarin (11/1).

Jalan tani yang ada masih jalan tanah. Dengan kondisi yang ada saat ini,  petani harus mengeluarkan biaya cukup tinggi untuk mengangkut hasil pertanian mereka. “Kita ada tiga ruas jalan pertanian yang belum diaspal. Itu yang kami sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah, kalau mengharapkan anggaran desa tidak akan cukup,” terangnya.

[postingan number=3 tag=”jalan”]

Ketiga ruas jalan ini, yaitu jalan Lendang Tani sekitar 2 km, kemudian menuju jalur Tenggoar Sesait, ada juga Tanak Muat- Tanak Mayong. Diakui, perhatian pemerintah sudah cukup bagus. Seperti tahun kemarin anggaran pemerintah daerah ke Kayangan kurang lebih mencapai Rp 10 miliar yang dialokasikan untuk peningkatan jalan, rabat jalam, pembangunan talud dan irigasi. “Anggaran yang besar dialokasikan ke Lendang Jurang Rp 3 miliar dan tahun ini gambarannya sekitar Rp 6 miliar,” ungkapnya.

Anggaran Rp 6 miliar ini, terangnya, akan diperuntukan untuk pembangunan GOR mini Kecamatan yang berlokasi di lapangan Desa Kayangan. Kemudian pembanguan area informasi wisatawan yang ditambah dengan lapak-lapak di pertigaan kayangan, termasuk juga pembuatan jalan lingkar dari lapangan Tanjung menuju pertamina Kayangan. “Ada juga pembangunan dam,” pungkasnya.b