Cegah Lonjakan Covid-19, Gubernur Keluarkan Imbauan

Data perkembangan Covid-19 di Provinsi NTB Senin (26/10/2020)

MATARAM – Libur nasional dan cuti bersama yang cukup panjang diprediksi akan meningkatkan aktivitas masyarakat di luar rumah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengambil langkah melakukan antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 dari aktivitas masyarakat selama libur panjang ini. Gubernur telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 060/377/ORG tanggal 23 Oktober 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Masa Libur Panjang dan Cuti Bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. Gubernur mengimbau kepada seluruh ASN dan juga masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan dalam seluruh aktivitas. Sebisa mungkin tidak melakukan kegiatan ke luar daerah. Apabila dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, maka harus terlebih dahulu melakukan Rapid Test Antigen atau Swab pada H-1 sebelum berangkat dan setelah pulang dari perjalanan. ” Sebisa mungkin melaksanakan libur bersama dengan keluarga di rumah saja, dan bersama-sama mensosialisasikannya,” bunyi surat edaran itu.

Selanjutnya ASN juga diminta menyampaikan informasi positif dan benar (bukan hoax) kepada masyarakat tentang Covid-19 melalui media sosial masing-masing dan media sosial resmi perangkat daerah. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan melakukan koordinasi dan pengawasan dengan aparat keamanan dalam rangka penegakan penerapan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular.

Sementara itu, Gugus Tugas Provinsi NTB merilis data kasus positif baru Covid 19 Senin (26/10/2020). Dari hasil pemeriksaan 147 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS.Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium RSUD DR.R.Soedjono Selong dan Laboratoriun Prodia, 112 sampel negatif, 6 sampel ulangan dan 29
sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut berasal dari Lombok Barat dua kasus, Lombok Timur delapan kasus, Lombok Utara satu kasus dan Kabupaten Sumbawa 18 kasus.

Pada hari yang sama terdapat penambahan 35 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Pasien sembuh ini Lombok Barat empat orang, Sumbawa satu orang, Dompu 17 orang, Bima lima orang dan Kota Bima delapan orang. ”Dengan adanya tambahan 29 kasus baru terkonfirmasi positif dan 35 tambahan sembuh baru, maka
jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (26/10/2020) sebanyak 3.908 orang, dengan perincian 3.193 orang sudah sembuh, 219 meninggal dunia, serta 496 orang masih positif,” kata Sekretaris Daerah
Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Senin malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.257 orang dengan perincian 249 orang (2%) masih dalam isolasi, 67 orang (1%) masih berstatus probable, 11.941 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 30.478 orang, terdiri dari 2.084 orang (7%) masih dalam karantina dan 28.394 orang (93%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 89.640 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.379 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 88.261 orang (98%).(rl)