Bupati Lantik Raden Waliadin Jadi Direktur PDAM

Bupati Najmul Akhyar melantik Raden Waliadin menjadi Direktur PDAM periode 2017-2021.

TANJUNG – Setelah tiga bulan lamanya Raden Waliadin diamanahkan menjadi penjabat sementara (Pjs) Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Utara. Bupati Lombok Utara secara resmi melantik Raden Waliadin menjadi Direktur Definitif PDAM Lombok Utara periode 2017-2021, Selasa (25/7). Pelantikan ini berlangsung di ruang sekretariat daerah yang dihadiri Sekda H. Suardi, para Asisten dan beberapa Kepala SKPD beserta Dewan Pengawas PDAM. “Kita persiapkan dengan sebaik-baiknya dalam rangka menjaga kepentingan ditubuh PDAM. Selama ini yang memimpin adalah Pjs Direktur, dan berdasarkan surat dari Dewan Pengawas PDAM menyatakan bahwa yang bersangkutan dipandang layak untuk menjabat sebagai Direktur PDAM,” ujar Bupati Najmul Akhyar menyampaikan sambutan sekaligus arahannya.

Ia mengungkapkan, pengangkatan ini juga sudah dilakukan secara prosedural melalui uji kelayakan oleh tim independen yang sudah dibentuk, yang hasilnya bersangkutan (Raden Waliadin) dikatakan layak menjadi Direktur PDAM.

PDAM merupakan perusahaan daerah pertama milik Lombok Utara, tentu pihaknya mengharapkan PDAM bisa memberikan kontribusi dalam aspek pelayanan kepada masyarakat dan mampu memberikan kontribusi PAD kepada pemerintah daerah. Semua itu demi kepentingan adanya peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat. “Kepada Pak Direktur yang baru dilantik, saya pesankan harus memperbaiki niat, karena ini amanah sebagaimana sumpah yang diucapkan. Ini adalah amanah untuk kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Ia mendorong agar Direktur baru bisa mencari peluang atau terobosan agar PDAM mampu memberikan kontribusi kepada dua sisi tersebut. Sebab, sudah sangat lama pemerintah daerah menginginkan ditubuh PDAM ini ada terobosan-terobosan baik dari sisi pengembangan fisiknya maupun pengembangan pelayanannya. “Ini yang kami sangat harapkan kepada direktur yang baru,” ucapnya.

Ia menekankan, harus menjaga kekompakan diinternal PDAM, tanpa ada tim yang kuat tidak akan bisa bekerja secara maksimal. Jangan sampai membuat suasana pekerjaan tidak bagus, sebab tidak kekompakan akan menimbulkan ketidak kesuksesan. Kemudian, pada seluruh jajaran PDAM hargai bawahan dan hormati atasan, dua hal harus dilakukan secara bersamaan. “Saya berharap dari kemampuan Pak Direktur yang kita lantik ini mampu mengakumulasi setiap potensi apa yang ada di PDAM supaya menjadi kekuatan yang maksimal mampu mengembangkan PDAM semakin baik,” tegasnya.

Sebagai daerah pariwisata, ia meyakini sangat banyak yang perlu dikembangkan, masyarakat dan dunia usaha saat ini menunggu. Diceritakan, ia didatangi salah satu managemen hotel yang menyampaikan kekurangan air, dari 100 kamar yang berani dijual 20 kamar, karena keterbatasan air. Menurutnya, ini sebuah tantanga karena  selama ini dikatakan pelayanan PDAM sudah bagus dan air melimpah, ini bicara realitas bahwa pelayanan belum maksimal. Untuk itulah, satu per satu persoalan harus bisa diuraikan. Diharapkan kecakupkan pelayanan terus diperluas sebagaimana peraturan yang ada, jika kecakupkan mencapai 80 persen akan bisa memberikan keuntungan. “Kedepan, direktur baru pelayanan harus semakin baik dan maksimal. Selamat memegang amanah, bangun visi yang bagus,” harapnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Lombok Utara Raden Waliadin menyatakan, ia akan segera mengumpulkan seluruh cabang untuk menindaklanjuti pesan yang disampaikan Bupati Lombok Utara tersebut. “Baru selanjutnya membahas program kedepannya, tentu dengan secara resmi menjadi definitif maka kewenangan mengambil kebijakan semakin luas,” ucapnya dengan singkat. (flo/adv)

BACA JUGA :  DPRD Kaget Masa Transisi Darurat Gempa Tak Diperpanjang