Bupati Diminta Percepat Pengisian Jabatan Kosong

Ardianto (HERY/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Pengisian 12 jabatan eselon II lowong berimbas terhadap sejumlah jabatan yang ditinggalkan, termasuk juga jabatan-jabatan eselon III dan IV selama ini belum terisi.

Oleh karena itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar diminta mempercepat pengisian jabatan kosong tersebut. “Kita apresiasi apa yang dinantikan selama dua tahun ini memiliki SKPD baru, ternyata sudah terbentuk dan terisi. Meskipun sampai saat ini masih menunai kritikan. Untuk itu, jabatan eselon II, III dan IV harus segera terisi,” ujar Ketua Komisi I DPRD Lombok Utara Ardianto kepada media di gedung dewan, kemarin (21/7).

Jika terlalu lama belum terisi, akan berimbas terhadap serapan anggaran. Karena untuk mengukur kinerja PNS adalah sejauh mana besaran serapan anggaran. Apalagi kondisi pada pertengahan tahun ini serapannya masih rendah. “Jangan sampai ini terlalu lama dibiarkan kosong,” ingatnya.

Ia sendiri tidak menginginkan serapan anggaran yang rendah akan terulang seperti tahun sebelumnya. Sementara masyarakat sangat menanti bisa merasakan realisasi anggaran tersebut. “Masyarakat sudah terlalu lama menunggu realisasi program ini,” katanya.

Terkait pengisian 12 jabatan eselon II, menurut anggota dewan dua periode ini terdapat beberapa jabatan dipangku tidak sesuai dengan kemampuan pengisinya. Salah satunya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) H Muhammad. Sebab, latar belakang tidak pernah bersentuhan dengan pariwisata, sehingga meragukan sektor pariwisata bisa terdongkrak. Oleh karena itu, atas kepercayaan dipangku tersebut mereka harus bisa menunjukan diri agar persepsi itu tidak benar. “Banyak sekali yanag tidak sesuai dengan potensi SDM. Namun, diharapkan dengan kondisi seperti ini maka harus dibuktikan kepada amasyarakat untuk merealisasikannya,” pintanya. (flo)

BACA JUGA :  Pemda Setujui Kenaikan Tunjangan BPD
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaDisdag Awasi Limbah Migor Bekas Hotel
Berita berikutnyaHormati BPK, Tersangka Perusda Ditunda