Broker Jabatan Sekda Mulai Gentayangan

Broker Jabatan Sekda Mulai Gentayangan
DIPANCING : Orang bernama Ax dan Is bergentayangan untuk mendapatkan SK Sekda saat dipancing via telepon dengan berpura-pura tertarik, Rabu (9/10).( AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM-Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab untuk meraih keuntungan pribadi. Para broker jabatan sekda mulai bergentayangan mencari mangsa yang ingin terpilih.

Adanya gerakan para broker tersebut, terungkap setelah mulai mendekati salah satu pihak yang menjadi peserta seleksi Sekda. Tidak tanggung-tanggung, broker tersebut mengaku mampu membantu peserta seleksi mendapatkan SK dari pemerintah pusat. Orang yang bisa membantu mendapatkan SK Sekda NTB ini mengaku bernama Ax asal Lombok Barat. Foto profil akun WhatsApp-nya bersama dengan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dengan nama Alexmahnun. “Bukan saya, saya sebagai penyambung saja. Kapan mau bertemu biar saya panggil orangnya,” ucap Ax melalui sambungan telepon saat diulik Radar Lombok, Rabu (9/10).

Menurut Ax, orang yang akan membantu mendapatkan SK sekda bernama Is. Dia seorang pengacara senior yang tinggal di Jakarta. “Kita serius ini. Pak Is asli orang sini tapi dekat dengan presiden. Dia tinggal di Jakarta. Asli Lotim, dia pengacara senior. Kita akan lobi di pusat,” kata Ax.

Ditegaskan, pihaknya tidak meminta uang sepeser pun sebelum SK sekda keluar. “Cuma sistemnya nanti, ada MoU dengan dia (calon sekda) secara tertulis. Tidak usah keluarkan uang Rp 5 rupiah pun. Kalau SK sudah ada, baru (keluarkan uang). Kapan mau bertemu silakan. Dia tidak mau bicara uang dulu,” katanya mempromosikan.

Untuk menelusuri sosok Is, ulikan dibuat melalui sambungan telepon. Is mengaku siap bertemu dengan calon sekda sebagai bentuk keseriusan. Dirinya menjamin akan serius memperjuangkan SK tersebut hingga keluar.

Terkait dengan tarif untuk mendapatkan SK, Is tidak menyebutkan. Hal itu bisa dibicarakan di belakang hari setelah SK sudah di tangan. “Yang penting komitmen. Serius kita ini. Tarif, nanti sudah. Kita gak sebut angka. Yang penting calon siap saja. Ini kan kita cari komitmennya,” tegas Is.

Tidak adanya tarif yang disebutkan, ternyata karena Is tidak bermain sendiri. Is juga memiliki bos di tingkat pusat. “Harus goal dia. Belum kita tahu tarifnya, belum dikasi budget oleh bos itu. Yang penting komitmen saja dulu. Kita juga kan diatur. Belum kita dikasi berapa-berapa tarifnya. Makanya kita gak berani ngomong tarif. Nanti dah bicara tarif,” terangnya.

Hal penting yang harus disiapkan oleh calon Sekda atau tim pendukung, adalah curriculum vitae. Setelah itu, Is dan orang-orangnya yang akan mengurus seleksi sekda hingga mendapatkan SK.

Salah seorang pihak dari peserta seleksi Sekda Provinsi NTB, mengakui jika ada orang yang ingin menjembatani untuk mendapatkan SK sekda. “Sudah ada orang yang disuruh untuk komunikasi dengan saya. Tapi mohon maaf, kami sama sekali tidak tertarik,” ungkapnya.

Ketua Pansel Sekda, Prof Mansur Afifi yang dikonfirmasi mengenai adanya informasi adanya broker sekda ini memilih untuk tidak berkomentar apapun. “No comment,” jawab Prof Mansur Afifi via WhatsApp. Begitu pula dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, H Fathurrahman juga enggan menanggapi broker yang sudah mulai bergentayangan ini.

Untuk tahap selanjutnya, kelima calon sekda ini sedang menjalani tes kesehatan di RSUD Provinsi NTB. Kelimanya H Iswandi, H Ridwan Syah, HL Gita Aryadi, H Husnul Fauzi, dan Hj Baiq Eva Cahyaningsing tampak kompak di rumah sakit. Mereka mulai memeriksa kesehatan sekitar pukul 08.00 Wita sampai pukul 16.30 Wita, meliputi pemeriksaan fisik dan kejiwaan. “Alhamdulillah, pemeriksaanya berjalan lancar,’’ ungkap Dirut RSUD Provinsi NTB, dr HL Hamzi Fikri.

Hamzi merinci, pemeriksaan fisik ini meliputi pemeriksaan darah, urine, narkoba, EKG, echocardiografi, foto thorax, CT scan, dan USG abdomen. Sedangkan untuk tes kejiwaan dilakukan dokter RSJ Mutiara Sukma di Graha Mandalika RSUD Provinsi NTB. Meliputi tes kepribadian, hubungan interpersonal dan kapasitas kerja. Sedangkan untuk pemeriksaan napza ada lima elmen yang diperiksa. Yakni mariuana benzodiazepine dan opioid. “Besok (Kamis hari ini, red) kami akan rekap dan kumpulkan semua hasil pemeriksaan. Jika tim sudah final kami akan langsung serahkan kepada pansel,” jelasnya.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang dihubungi terpisah mengaku kelima calon Sekda merupakan pejabat terbaik yang dimiliki Provinsi NTB. “Kalau bisa pilih kelimanya, saya pilih semuanya sebagai sekda saking hebat-hebatnya orang-orang ini,” ucap gubernur. (zwr/sal)