BPJS Kesehatan Selong Dorong Stakeholder Optimalkan Program JKN-KIS

Pertemuan Forum Pemangku Kepentingan di Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (20/4) lalu. (IST/RADAR LOMBOK)

SELONG–Untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program JKN-KIS di Kabupaten Lombok Timur, BPJS Kesehatan Cabang Selong mengajak selruruh stakeholder di wilayah Kabupaten Lombok Timur melaksanakan Forum Pemangku Kepentingan di Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (20/4) lalu. “Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur karena atas dukungannya terhadap pelaksanaan Program JKN-KIS. Terhitung hingga April 2021, jumlah penduduk yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di Kabupaten Lombok Timur sejumlah 1.124.181 jiwa atau 85,20 persen dari total jumlah penduduk,” ujar Sukmayanti.

Sukmayanti mengungkapkan bahwa dari jumlah kepesertaan yang telah dicapai, pihaknya masih ingin terus meningkatkan jumlah kepesertaannya sehingga seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur dapat terlindungi ke dalam Program JKN-KIS.

BACA JUGA :  Aldy: Urus Layanan JKN-KIS dengan Mudah Melalui PANDAWA

Untuk itu, kata Sukmayanti, pihaknya membutuhkan dukungan dari para stakeholder khususnya peran Pemerintah Daerah untuk bersama-sama bersinergi demi mewujudkan jaminan kesehatan yang optimal. “Dari jumlah kepesertaan yang telah dicapai, tentu angka tersebut masih bisa ditingkatkan. Harapannya memang seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur terlindungi oleh Program JKN-KIS. Untuk itu, mari bersama-sama kita mendukung jalannya Program JKN-KIS dan sehingga akan tercipta jaminan kesehatan nasional yang kesinambungan,” tambah Sukmayanti.

Dalam kegiatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. M Juaini Taofik menyampaikan dukungannya terhadap Program JKN-KIS dan menginstruksikan kepada peserta forum agar segera membayar kewajiban iuran JKN-KIS, dalam hal ini ketepatan pembayaran kewajiban oleh Pemerintah Daerah tepat waktu agar tidak terjadi keterlambatan dalam pembayaran. “Ini adalah rapat forum pertama di tahun 2021, untuk membahas kendala dan solusi seperti bagaimana kepatuhan pembayaran JKN-KIS. Terlebih dalam situasi pandemi, BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya untuk berobat,” ujar Taofik.

BACA JUGA :  Aplikasi Mobile JKN Mudahkan Pelayanan ke Peserta, Bisa Ubah Faskes Juga

Lebih lanjut, Taofik menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan memiliki peranan penting bagi masyarakat di tengah pandemi sekarang. Salah satu peranan penting kehadiran BPJS Kesehatan adalah meningkatkan kesehatan dan sektor perekonomian masyarakat. “Seperti halnya RSUD Lombok Timur yang dulu mati suri tetapi setelah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kini sudah terlihat hidup kembali,” ujar Taofik. (dh/ay)

Artikel asli dimuat di https://www.jamkesnews.com/jamkesnews/berita/detail/bda/28273/20210420/bpjs-kesehatan-selong-dorong-stakeholder-optimalkan-program-jkn–kis