Bank NTB Resmikan Kantor Cabang Sumbawa

MEGAH: Kantor PT Bank NTB Cabang Sumbawa dengan bangunan lantai dua tampak megah dari depan.

SUMBAWA – Setelah sempat setahun menumpang di eks gedung DPRD Sumbawa, akhirnya Bank NTB Cabang Sumbawa kini memiliki gedung sendiri yang cukup mewah.

Gedung baru PT Bank NTB dengan bangunan dua lantai   diresmikan  Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin, Minggu lalu (22/1). Peresmian gedung baru PT Bank NTB Cabang Sumbawa bertepatan dengan HUT ke-58 Kabupaten Sumbawa ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin  didampingi Bupati Sumbawa H M Husni Djibril, Kepala OJK Provinsi NTB Yusri, Direktur Utama PT Bank NTB H. Komari Subakir  dan perwakilan dari BPKP, serta ratusan undangan. Mulai dari nasabah-nasabah loyal Bank NTB hingga pejabat-pejabat pemerintah.

Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin mengatakan, dengan adanya gedung baru Bank NTB Cabang Sumbawa ini akan mampu memberikan spirit bagi karyawan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tentunya juga mampu meningkatkan penyaluran kredit produktif bagi  pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Namun disisi lain, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL)- nya juga harus ditekan di bawah angka toleransi. Kecuali di Kota Bima yang baru terkena musibah banjir, ada kebijakan lain.

PERESMIAN: Wakil Gubernur  H Muhammad Amin, Bupati Sumbawa, HM Husni Jibril, Kepala OJK Provinsi NTB, Yusri, Direktur Utama PT Bank NTB, H Komari Subakir dan tamu undangan lainnya saat menggunting pita peresmian Kantor Bank NTB Cabang Sumbawa, Minggu lalu (22/1).

 

Wagub Amin juga bangga dan besyukur dengan pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 9,9 persen. Perekonomian NTB tidak terganggu dengan perekonomian global yang melemah. Untuk itu, momentum pertumbuhan ekonomi ini bisa dijadikan spirit sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat. ''Karena kita masih butuh banyak investasi, maka masyarakat harus mendukung,” harapnya.

[postingan number=3 tag=”bank”]

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril mengakui PT Bank NTB telah banyak membantu laju pertumbuhan perekonomian daerah Sumbawa. Baik sebagai mitra dalam menyalurkan anggaran pembangunan, maupun kredit pinjaman. Selain itu juga sebagai tempat penyimpanan uang yang aman selain Bank-Bank lain.  ''Saya berharap, Bank NTB mampu bersaing dengan lembaga keuangan lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik, profesional,'' harapnya.

Bupati yakin Bank NTB akan terus maju apalagi didukung dengan gedung baru ini untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada nasabah, terlebih lagi perkembangan kabupaten Sumbawa cukup pesat saat ini. Rata-rata pertumbuhan selama lima tahun terakhir cukup tinggi yakni mencapai 6,45 persen per tahun.  “Kami inginkan kedepanya, Bank NTB dapat lebih berkontribusi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sumbawa,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank NTB, Komari Subakir dalam sambutannya mengungkapkan, pembangunan gedung ini sesuai arahan dari pemegang saham agar Bank NTB mempunyai kantor yang representatif.  "Kami berterima kasih sehingga terbangunnya kantor Bank NTB. Kepada pemda dan nggota dewan dan jajaran di Sumbawa atas dorongan yang kuat sehingga kita bisa menyelesaikan pembangunan gedung ini," kata Komari.

Gedung baru  Bank NTB Cabang Sumbawa dibangun  dua lantai. Terdapat juga fasilitas kas titipan Bank Indonesia. Ada dua ruang penyimpan uang. Untuk operasional Bank NTB dan satunya lagi kas titipan Bank Indonesia.  "Kami terima kasih juga kepada BPKP, Kejaksaan Tinggi, Dinas PU Provinsi dan Dinas PU Sumbawa yang telah mengawal dari sisi konstruksinya. Kami dikawal oleh tiga instansi itu supaya hasil bagus dan aman," jelas Komari.

Komari juga melaporkan perkembangan performa keuangan PT Bank NTB. Ikhtiar cukup panjang dari seluruh pemegang saham Pemprov NTB, Pemerintah kabupaten/Kota beserta DPRD yang dalam lima tahun terakhir ini secara ekstra mengawal permodalan. Sehingga pada Desember 2016 lalu, total modal inti Bank NTB mencapai Rp 1,26 triliun. Komari berterimakasih Kepada OJK yang terus mengawal untuk pencapaian modal inti. Dengan mencapai modal inti maka Bank NTB akan leluasa untuk mengembangkan produknya.

Posisi Desember 2016, total aset Rp 7,7 triliun. Dengan pihak ketiga yaitu giro tabungan dan deposito mencapai Rp 5,2 triliun. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu hanya Rp 4,5 triliun.

Kredit mencapai Rp 5 triliun, sementara tahun lalu hanya mencapai Rp 4,6 triliun. "Kami terus berupaya meningkatkan kredit produktif. Pertama kami koordinasi dengan Menko Perekonomian dan Kementerian Koperasi dan UMKM kami laksanakan pelayanan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kami akan terus tingkatkan,'' jelasnya.

Untuk sementara ini, Bank NTB juga melayani sektor satu yakni pertanian peternakan dan kelautan. ''Kami sedang berupaya untuk memberikan layanan pemberian kredit untuk sektor usaha mikro dan terus beriktiar," ucap Komari.

Sementara itu di akhir acara, Dirut Bank NTB H.Komari Subakir mengajak Wagub M Amin, Bupati Husni Djibril, Kepala OJK Provinsi NTB Yusri, perwakilan BPKP NTB dan tamu lainnya untuk meninjau gedung baru Bank NTB Cabang Sumbawa. (luk/adv)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid