Astra Motor Latih 30 Calon Mekanik Honda

Astra Motor Latih 30 Calon Mekanik Honda
PELATIHAN: Kepala Diskop UKM NTB, H. Budi Subagio, Technical Service Sub Department Head Astra Motor Region NTB, AA Made Surya Adicipta, Departemen Pelatihan dan Pendampingan AHM Pusat, Mohammad Wahyu, bersama peserta pelatihan mekanik perbengkelan, foto bersama, Senin (8/5). (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—PT Astra Motor terus konsisten memberikan pelatihan dan pendampingan bagi remaja untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dalam mekanik kendaraan sepeda motor Honda. Tahun 2017 ini, Astra Motor menggandeng Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) melatih 30 orang calon wira usaha baru dalam bidang keahlian mekanik perbengkelan sepeda motor Honda.

Sebanyak 30 orang pemuda diberikan pelatihan selama 3 bulan di Astra Motor NTB. Pelatihan terkait perbengkelan tersebut menghadirkan trainer berpengalaman dari Astra Motor sebagai langkah upaya nyata menyiapkan tenaga SDm handal.

“Kami sangat berterimakasih kepada PT Astra Motor yang secara konsisten membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan siap berwirausaha di NTB,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, H Budi Subagio, dihadapan peserta pelatihan dan perwakilan dari Astra Motor, saat membuka Kick Off program pelatihan, pendampingan dan magang teknik sepeda motor Honda, Senin (8/5).

Budi mengatakan, begitu peserta pelatihan perbengkelan dari Astra Motor ini selesai diikuti, maka harapannya mereka bisa menjadi wirausaha baru yang mandiri.

Mereka nantinya dengan bekal SDM yang telah dimiliki bisa menjadi pioner usaha baru di tempat mereka tinggal. Terlebih lagi peluang membuka usaha baru di dunia perbengkelan sangat terbuka luas. Mengingat kendaraan bermotor di NTB semakin banyak dan tentunya membutuhkan mekanik yang handal untuk servis kendaan bermotor mereka.

“Nantinya jika mereka ini ingin membuka usaha baru, maka Dinas Koperasi UKM NTB siap memfasilitasi untuk mendapatkan ijin gratis, termasuk juga fasilitasi akses permodalan di perbankan,” ujarnya.

Technical Service Sub Department Head Astra Motor Region NTB, AA Made Surya Adicipta mengatakan, Astra Motor tanggungjawab tidak hanya fokus menjual saja, tapi hal yang seperti memberikan peatihan dan pendampingan bagi pemuda tidak pernah berhenti dan rutin secara berkelanjutan dilaksanakasn. Sesuai dengan misi Astra Motor dalam berperan serta dan aktip ikut dalam sejahtera bersama bangsa.

“Yang mengikuti program pelatihan ini akan ada program lanjutan. Sampai saat ini sudah 75 jaringan astra yakni Ahass. Tersebar di seluruh NTB dan mereka ini akan ditempatkan untuk belajar nantinya,” kata Agung Surya.

Dikatakan, pelatihan yang berlangsung selama 3 bulan tersebut akan diikuti oleh peserta secara disiplin. Selesai mengekuti pelatihan, maka  peserta akan disebar untuk ditempatkan di sejumlah dealer AHASS untuk magang selama 70 hari.

“Para peserta ini juga nantinya akan mendapatkan sertifikat bagi yang lulus ujian. Selain berpeluang diterima bekerja di AHASS, para peserta ini juga diharapkan bisa membuka usaha secara mandiri,” ujarnya.

Sementara itu Departemen Pelatihan dan Pendampingan Astra Honda Motor (AHM) Pusat, Mohammad Wahyu menyebutkasn bahwa Astra Motor secara naionalmampu menjual lebih dari  6,4 juta sepeda motor honda. Dengan demikian Astra Motor telah menjual honda lebih dari 70 persen dar market share di indonesia. Dari penjualan tersebut tentunya membutuhkan perawatan.

“Penjualan motor Honda yang menjadi market leader di Indonesia, tentunya membutuhkan tenaga mekanik yang handal untuk perwatan mesin. Melalui pelatihan ini kami harapkan bisa menyiapkan SDM yang handal untuk perawatan mesin motor Honda melalui pelatihan dan pendampingan bagi pemuda yang belum bekerja dan punya potensi,” ujarnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid