Alunan Budaya Pringgasela Masuk Kalender Nasional

MASUK : Event Alunan Budaya Pringgasela Lotim berhasil masuk kalender event nasional.(Dok/Radar Lombok)

SELONG –  Event Alunan Budaya Pringgasela berhasil masuk kalender event nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.  Hal tersebut tentunya menjadi sejarah baru bagi pariwisata Lombok Timur. Terlebih lagi dari sekian banyak event pariwisata yang diusulkan ke pemerintah hanya ini yang berhasil lolos  menjadi salah satu  event pariwisata tingkat nasional.

Alunan Budaya Pringgasela dinyatakan lulus kurasi oleh pemerintah pusat.Capaian ini disambut baik oleh Kadis Pariwisata Lotim Widayat. ” Event Alunan Budaya Desa Pringgasela mengalahkan Bau Nyale Lombok Tengah yang cukup lama digelar,” kata Widayat.

Dari 3.450 event yang diajukan dari seluruh Indonesia, sebut Widayat, 34 event dinyatakan lulus kurasi. Dan Lombok Timur dengan event Alunan Budaya Desa Pringgasela masuk dalam daftar ke 34 event tersebut.” Ini menjadi prestasi besar Kabupaten Lombok Timur yang selama ini belum pernah mendapatkan penilaian (kurasi) pemerintah pusat,” imbuh dia.

Baca Juga :  Lotim Jadi Kabupaten Pembina Pariwisata Terbaik

Event Alunan Budaya Desa Pringgasela telah digelar secara kontinyu dan telah mendapatkan pengakuan baik di tingkat daerah, provinsi NTB hingga pusat. Karena sudah melalui tahapan seleksi ya g cukup ketat.” Yang pasti event Bau Nyale sudah kita kalahkan yang selama ini menjadi kalender nasional. Dan event Bau Nyale sudah tidak lagi masuk dalam Calender Of Event Nasional,” terangnya.

Menjadi kalender nasional, event Alunan Budaya Desa Pringgasela kini sudah menjadi milik nasional. Tentunya, pelaksanaan event ini nantinya berdampak besar terhadap perputaran ekonomi di Kabupaten Lombok Timur. Tidak hanya keterlibatan UMKM yang begitu besar,  viewer dan segmen lainnya pun akan berdampak positif.” Pringgasela bukan hanya dilihat dari event Tembolak Beaq atau kain tenun khasnya, melainkan munculnya berbagai imbas positif lainnya dari aspek ekonomi,” ujar Widayat.

Baca Juga :  Kades Jero Gunung Didesak Mundur

Widayat juga berencana akan mengajukan event budaya lainnya yang kini menjadi agenda rutin. Semisal event Tujak Ragu, Sakra. Event Alunan Budaya Desa Pringgasela ini bisa dijadikan literasi atau copy paste tentang tata cara bagi event lainnya di Lombok Timur. Sehingga ini menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk didorong masuk dalam agenda event nasional.

“Event Alunan Budaya Desa Pringgasela ini akan di launching di TMII Jakarta pada Minggu (28/1) bersama bapak Pj. Bupati Lotim. Tentunya ini sebuah penghargaan dan kebanggaan bagi masyarakat Lotim ” tandas Widayat. (lie)

Komentar Anda