Aktivitas Korban Banjir Kabupaten Dompu Kembali Normal

Banjir Kabupaten Dompu
NORMAL KEMBALI: Kakek M Amin yang sempat diungsikan, sudah kembali tinggal di kediamannya. (JUWAIR/RADAR TAMBORA)

DOMPU – Aktivitas warga pasca banjir bandang di Kabupaten Dompu kembali normal, Senin (12/3). Beberapa lansia yang sempat diungsikan saat banjir, kini sudah kembali tinggal di kediamannya.

Aktivitas masyarakat saat ini kembali normal. Ratusan siswa sekolah dasar yang sempat diliburkan, kini sudah mulai mengikuti KBM seperti biasa. “Alhamdulillah kondisi pasca banjir sudah kembali lancar. Walaupun terlihat ada beberapa warga yang masih sibuk membersihkan perabotan rumah tangga,” kata Arrahman, Ketua RT di Lingkungan Magenda Kelurahan Potu.

Anak-anak juga kata dia, sudah terlihat mulai sekolah. Mereka sempat diliburkan selama seminggu, karena bangunan sekolah terendam banjir. “Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dedikasi masyarakat yang menyumbang makanan dan pakaian bagi warga. Tentunya bantuan tersebut sangat meringankan beban warga,” katanya.

M Amin Nur, warga lansia ini mengaku sempat meneteskan air mata ketika melihat kondisi rumahnya dilanda banjir setinggi tiga meter. Kakek 80 tahun ini digendong anaknya dari rumah saat air setinggi paha. “Saya menangis karena sedih melihat air setinggi itu,” kata M Amin Nur.

Alamsyah, anak dari M Amir Nur mengaku, dirinya sedang tidak berada di rumah saat banjir datang. Di rumahnya, hanya ada orangtua, istri dan kedua orang anaknya. “Saya tiba di rumah air sudah sampai mata kaki. Saat itu saya hanya menyelamatkan ijazah dan menggendong bapak ke luar dan membawanya ke rumah paman. Sementara istri saya mengurus anak-anak,” katanya.

Sementara itu, bantuan terus berdatangan dari para donatur dan masyarakat yang peduli. Salah satunya dari pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima. Organisasi besutan Lafran Pane ini menyerahkan sejumlah bantuan sembako dengan harapan bisa meringankan beban korban banjir. ”Penyaluran bantuan ini untuk meringankan beban para korban banjir. Kami sangat terpukul dan ikut prihatin dengan musibah yang dialami masyarakat Dompu,” terang Ketua HMI Cabang Bima Fitriani, kemarin.

Kata dia, bantuan yang disalurkan tersebut berkat kerja keras seluruh pengurus HMI di Bima. Baik di kepengurusan cabang mapun di seluruh komisariat yang ada. ”Kita semua kompak membantu korban banjir. Bantuan ini dari hasil penggalangan dana di Bima,” terangnya.

Fitri mengaku, bantuan yang disalurkan itu diserahkan pada Ketua RT 08 Kelurahan  Potu. Para korban banjir sangat antusias menyambut kedatangan HMI. ”Alhamdulillah, meski nilainya tidak seberapa, bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat,” sebutnya.

Fitri juga meminta masyarakat untuk mengambil hikmah di balik musibah banjir tersebut. Kerusakan lingkungan merupakan faktor utama penyebab bencana. ”Kedepan jangan ada lagi pembabatan hutan secara masif. Masyarakat harus mengambil contoh atas musibah banjir ini,” pungkasnya. (jw/dam)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut